INDONESIA MERUPAKAN SALAH SATU NEGARA DEMOKRASI TERBESAR DI DUNIA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Indonesia merupakan salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, serta proses demokrasi di Indonesia pada umumnya sudah mengalami kemajuan yang sangat berarti, yakni partisipasi pemilih di Indonesia rata-rata mencapai 70 persen. Namun demikian, proses demokrasi di Indonesia, masih terdapat berbagai kekurangan dan kelemahan, diantaranya masih ada beberapa kecurangan, akibat kesalahan teknis atau humas error, tetapi bersifat massif, sistematis dan terstruktur, seperti sudah tidak ada. Tapi apabila ada, bisa tersaring di MK (Mahkamah Konstitusi). Demikian disampaikan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., saat meresmikan Rumah Pintar Pemilu (Pemilihan Umum) KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 28 April 2017, di Kantor KPU Kota Sukabumi, Jalan Otista Nomor 173 Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letkol Infanteri Mohammad Mahfud As’at, perwakilan unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Rektor UMMI (Universitas Muhammadiyah Sukabumi), perwakilan dari KPU Provinsi Jawa Barat serta Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur, perakilan Partai Politik dan para tamu undangan lainnya.

Dikatakannya, kemajuan dalam berdemokrasi di Indonesia, seiring dengan meningkatnya taraf pendidikan masyarakat, serta adanya Lembaga Pemilu yakni KPU yang kredibel, transparan dan independen. Dikatakan pula, berbagai keberhasilan dalam berdemokrasi dan suksesnya pelaksanaan Pemilu di berbagai tingkatan, harus dapat diarsipkan melalui metode pengarsipan yang sistematis dan menarik, agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, sebagai salah satu sarana untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, kesadaran dan inspirasi masyarakat, tentang pentingnya Pemilu dan demokrasi.

Walikota Sukabumi mengharapkan, di Rumah Pintar Pemilu KPU Kota Sukabumi ini, tersedia berbagai informasi dan referensi yang komplit, tentang konsep demokrasi, sistem politik dan proses Pemilu secara komprehensif, sehingga seluruh lapisan masyarakat menjadi faham, yang dampaknya bisa meningkatkan partisipasi pemilih, serta bisa digunakan oleh para politisi, baik yang sudah senior maupun yang baru meniti karier, khususnya yang berkaitan dengan keberadaan informasi dan data Pemilu yang dimiliki.

Walikota Sukabumi menjelaskan, pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, Kota Sukabumi beserta beberapa daerah lainnya di Indonesia, akan mengikuti Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak tahap ketiga. Untuk itu, beberapa proses Pilkada ini, akan dimulai pada bulan Agustus 2017, serta pada saat menjelang Pilkada ini, biasanya senantiasa terjadi peningkatan suhu dan dinamika politik. Oleh karenanya, Walikota Sukabumi menghimbau kepada seluruh jajaran KPU Kota Sukabumi, supaya dapat mempersiapkan seluruh tahapan Pilkada ini dengan baik.

Selain itu, Walikota Sukabumi juga menghimbau kepada seluruh jajaran PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar tetap netral dan tidak berpolitik praktis, tapi harus tetap fokus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, serta dapat mensupport KPU Kota Sukabumi secara maksimal, agar Pilkada serentak tahap ketiga nanti, dapat berjalan dengan baik, sukses, aman dan lancar, serta dapat menghasilkan kepemimpinan yang amanah dan terbaik.