PROSES LELANG PEMBANGUNAN GOR REMAJA MERDEKA KOTA SUKABUMI SUDAH SELESAI

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kepala Bagian Pengadaan Barjas (Barang dan Jasa) Setda Kota Sukabumi, Dr. H. Fahrur razi, AMd.LLAJ., S.IP., M.Si. menandaskan, proses lelang pembangunan GOR (Gelanggang Olah Raga) Remaja Merdeka Kota Sukabumi sudah selesai, yakni menghasilkan perusahaan calon pemenang dari PT Mitra Gusnita Nanda. Dengan demikian, proses pembangunan GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi ini, hanya tinggal melaksanakan penandatangan kontrak, yang akan dilakukan oleh penyedia barang dan jasa dengan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) pada instansi terkait.

Untuk itu, pihak Bagian Pengadaan Barjas Setda Kota Sukabumi, akan menyerahkan seluruh berkas hasil lelang, kepada PPK yang membidangi pembangunan GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi, untuk selanjutnya dibuatkan SPPBJ (Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa) Pemerintah, kepada perusahaan yang menjadi pemenang pembangunan GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi.

Ditandaskan pula, setelah dikeluarkannya SPPBJ, paling lambat 14 hari harus sudah dilaksanakan penandatanganan kontrak, serta lebih cepat lebih baik. Karena proses pembangunan GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi ini, pada bulan Agustus 2017 harus sudah dimulai. Selain itu, Kepala Bagian Pengadaan Barjas Setda Kota Sukabumi, meminta kepada perusahaan yang menjadi pemenang lelang pembangunan GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi, agar melaksanakan proses pembangunan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan, yakni selama 5 bulan atau selama 150 hari kalender, tepatnya sampai dengan akhir bulan Desember 2017 mendatang harus sudah selesai.

Selanjutnya ditandaskan, apabila proses pembangunan GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi ini tidak selesai sampai dengan akhir bulan Desember 2017 mendatang, maka perusahaan yang menjadi pemenang pembangunan tersebut akan dikenakan sanksi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni dari mulai sanksi administrasi dan daftar hitam selama 2 tahun, hingga digugat secara perdata dan lapor secara pidana. Disamping itu, juga kontraknya bisa diputus secara sepihak dan dikenakan sanksi denda keterlambatan.

Lebih jauh Kepala Bagian Pengadaan Barjas Setda Kota Sukabumi menandaskan, perusahaan yang menjadi pemenang pembangunan tersebut juga akan dikenakan sanksi, apabila tidak dapat menyelesaikan setiap target tahapan pembangunan dalam setiap bulannya, atau yang lebih dikenal dengan sebutan kontrak kritis. Berkaitan dengan hal tersebut, semua pihak dan aparat instansi terkait harus bersama-sama dan berupaya optimal melakukan pengawasan, terhadap proses pembangunan GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, supaya proses pembangunan GOR Remaja Merdeka Kota Sukabumi ini, dapat berjalan dengan baik dan lancar, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan, serta untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak.