LINGKUNGAN DAN ALAM MEMILIKI ARTI YANG SANGAT BESAR SERTA BISA MENENTUKAN HIDUP MANUSIA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Seperti ditandaskan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., lingkungan dan alam memiliki arti yang sangat besar, serta bisa menentukan hidup manusia. Karena fungsi-fungsi alam bekerja untuk manusia, dan manusia menjadi bagian dalam landscpae ecology alam. Penandasan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI tersebut, disampaikan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., saat memberi sambutan pada Peringatan HLH (Hari Lingkungan Hidup) Sedunia Tahun 2017 Tingkat Kota Sukabumi, hari Selasa, 8 Agustus 2017, di Kantor DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Sukabumi.

Adapun fungsi-fungsi alam tersebut, antara lain, pertama Fungsi Regulasi, yakni terkait dengan kapasitas ekosistem alam, untuk mengatur proses ekologis yang esensial, guna menunjang sistem kehidupan dan mempertahankan kesehatan lingkungan, dengan menyediakan udara yang bersih serta air dan tanah, serta kedua Fungsi Pembawa atau Carrier dari alam, yang menyediakan ruang dan bahan atau medium yang sesuai untuk aktivitas manusia, seperti untuk rekreasi dan bercocok tanam.

Selanjutnya ketiga Fungsi Produksi Alam, yang menyediakan berbagai sumber daya, mulai dari pangan, bahan mentah untuk industri dan energi sampai kepada material genetik, serta keempat Fungsi Informasi, dimana alam memberi kontribusi kepada manusia, untuk kesehatan mental dengan menyediakan kesempatan untuk refleksi, pencerahan spiritual, membangun kognitif dan pengalaman estetika.

Ditandaskan pula, keempat fungsi alam tersebut, secara utuh mempengaruhi kehidupan manusia. Untuk itu, tema yang diangkat oleh Badan Lingkungan Hidup Dunia atau UNEP (United Nations Environment Programme) pada Peringatan HLH Sedunia Tahun 2017 ini sangat tepat, yakni Connecting People to Nature atau Menyatu dengan Alam.

Sementara Kepala DLH Kota Sukabumi, Drs. Adil Budiman, M.Si. menjelaskan, Peringatan HLH Sedunia Tahun 2017 Tingkat Kota Sukabumi ini, diisi berbagai kegiatan. Diantaranya Lomba Menggambar Kolektif Tingkat SD, LCCL (Lomba Cerdas Cermat Lingkungan) Tingkat SMP, Lomba Poster Lingkungan Tingkat SMA dan SMK, dengan peserta lomba seluruhnya berjumlah 170 orang.

Selain itu juga dijelaskan, dalam Peringatan HLH Sedunia Tahun 2017 Tingkat Nasional, tanggal 2 Agustus 2017, di Jakarta, Kota Sukabumi meraih 2 penghargaan, yakni Piala Adipura untuk kategori Kota Sedang dan SMA Negeri 1 Kota Sukabumi meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri, serta Kota Sukabumi masuk nominasi 40 besar nasional dalam Penyusunan DIK-PLHD (Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah).

Sedangkan dalam Peringatan HLH Sedunia Tahun 2017 Tingkat Provinsi Jawa Barat, Kota Sukabumi meraih 8 penghargaan di bidang lingkungan hidup, yakni Terbaik Ke 3 Penyusunan DIK-PLHD, serta 7 SD Negeri meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata. Antara lain, SD Negeri Cikole 1, SD Negeri Sukasirna, SD Negeri Cimanggah, SD Negeri Kebonjati, SD Negeri Baros Kencana CBM (Citra Bina Mandiri), SD Negeri Cisuda 1, dan SD Negeri Cicadas Girang.

Dijelaskan pula, pada tahun 2017 ini, Kota Sukabumi mengirimkan 2 RW, yakni RW 1 Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole dan RW 9 Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum, untuk mengikuti Program Kampung Iklim Tingkat Nasional, serta telah diverifikasi oleh tim dari KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) RI.