WARGA MASYARAKAT AGAR TIDAK MEMBELI HEWAN QURBAN YANG TIDAK DILENGKAPI SURAT KETERANGAN

Reporter : ENDANG SUMARDI

Sekretaris DKP-PP (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan) Kota Sukabumi, drh. Ate Rahmat, M.Si., menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat, agar tidak membeli Hewan Qurban, baik Sapi dan Kerbau maupun Domba dan Kambing, yang tidak dilengkapi Surat Keterangan, yang dikeluarkan oleh DKP-PP Kota Sukabumi, terutama hewan qurban yang berasal dari luar daerah Kota Sukabumi.

Karena setiap hewan yang akan disembelih untuk keperluan qurban, harus memenuhi SOP (Standar Operasional Prosedur). Untuk itu, setiap Hewan Qurban terutama yang berasal dari luar daerah Kota Sukabumi, sedikitnya harus menyerahkan dua pucuk surat, yakni Surat Kepemilikan Asal Hewan yang didapatkan dan Surat Keterangan Hewan Sehat dari daerah asal hewan. Ditandaskannya, apabila tidak menyerahkan kedua pucuk surat tersebut, akan ditolak dan tidak boleh diperjualbelikan di Kota Sukabumi, karena tidak bisa menjamin dan tidak jelas kepemilikan dan kesehatannya.

Namun untuk Hewan Qurban yang berasal dari daerah Kota Sukabumi yang sudah ditandai dengan Kalung Surat Keterangan, pihak DKP-PP Kota Sukabumi menjamin, baik kepemilikan maupun kesehatan dan umurnya, serta layak dijual dan layak dikonsumsi oleh warga masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, setiap warga masyarakat Kota Sukabumi yang akan membeli Hewan Qurban, agar membelinya di tempat-tempat penjualan Hewan Qurban yang sudah memiliki Surat Keterangan Hewan dan sudah diperiksa oleh DKP-PP Kota Sukabumi.

Sekretaris DKP-PP Kota Sukabumi mengatakan, apabila ada Hewan Qurban yang sakit, tidak boleh diperjualbelikan serta tidak akan diberi Surat Keterangan oleh DKP-PP Kota Sukabumi. Oleh karenanya, setiap warga masyarakat yang akan membeli Hewan Qurban di tempat-tempat penjualan Hewan Qurban di Kota Sukabumi, agar meminta Surat Keterangannya.

Dikatakan pula, untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak, DKP-PP Kota Sukabumi sudah menugaskan Tim Pemeriksa Hewan Qurban yang jumlah empat orang, untuk melakukan pemeriksaan terhadap setiap Hewan Qurban di tempat-tempat penjualan dan tempat-tempat pemotongan Hewan Qurban di Kota Sukabumi, serta pada hari H Pemotongan Hewan Qurban, pihak DKP-PP Kota Sukabumi akan melalukan pemantauan dan pemeriksaan.

Selain itu, pihak DKP-PP Kota Sukabumi juga sudah memberikan pelatihan kepada para Tukang Potong Hewan, bekerja sama dengan Kantor Kemenag (Kementerian Agama) Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak, khususnya yang berkaitan dengan syah atau tidak syahnya dalam melakukan Pemotongan Hewan Qurban.