KPA KOTA SUKABUMI MELAKUKAN ROAD SHOW PENCEGAHAN BAHAYA VIRUS HIV-AIDS

Reporter : ENDANG SUMARDI

Pencegahan dini terhadap penyakit menular HIV-AIDS,  tidak hanya dilakukan oleh para pelaku kesehatan saja, akan tetapi kalangan akademisi pun ikut terlibat melakukan pencegahan dan membasmi virus tersebut, yang hingga saat ini belum ada obatnya. Hal tersebut dilakukan, karena virus HIV-AIDS ini bukan hanya mengamcam warga masyarakat umum saja, tapi kalangan civitas akademisi pun tidak luput dari ancaman virus penyakit tersebut. Potensi tersebut diakibatkan oleh perilaku dan pergaulan warga masyarakat sehari-hari, yang rentan terkena penyebaran virus penyakit HIV-AIDS. Terlebih bagi mahasiswa yang masih dalam kondisi labil, karena sedang mencari jati diri, sehingga bisa saja terjerumus pada perilaku pergaulan bebas, yang dapat mengundang dan terkena penyebaran virus penyakit HIV-AIDS.

Demikian disampaikan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., selaku Ketua KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Kota Sukabumi, pada saat melakukan road show pencegahan penyebaran bahaya virus HIV-AIDS, di lingkungan civitas akademisi  STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Sukabumi. Dijelaskannya, rasio antara wanita dan pria untuk terjangkit penyebaran virus penyakit HIV-AIDS, lebih besar wanita, yakni 10 persen. Sedangkan pria hanya 1 persen. Untuk itu, KPA Kota Sukabumi senantiasa berupaya optimal melaksanakan pemeriksaan dan tes VCT gratis bagi warga masyarakat dan kalangan civitas akademisi di Kota Sukabumi, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Maksud dan tujuannya, agar bisa lebih optimal dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan terhadap penyebaran virus HIV-AIDS di Kota Sukabumi.

Sementara Sekretaris KPA Kota Sukabumi, Ir. H. Fifi Kusumajaya, M.M. menjelaskan, dilaksanakannya road show pencegahan penyebaran bahaya virus HIV-AIDS di lingkungan civitas akademisi di Kota Sukabumi ini, untuk memberi pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa, akan bahaya penularan dan penyebaran virus HIV-AIDS, terutama bagi mahasiswa wanita sebab lebih beresiko. Untuk itu, segenap lapisan warga masyarakat termasuk kalangan civitas akademisi, harus mengetahui dan memahami terhadap berbagai hal dan perilaku yang dapat menyebabkan tertular oleh virus HIV-AIDS, termasuk berbagai hal dan cara untuk menangani dan menghindari penyebarannya.

Dijelaskan pula, kegiatan road show pencegahan penyebaran bahaya virus HIV-AIDS di lingkungan civitas akademisi di Kota Sukabumi ini, merupakan salah satu sumber ilmu diluar perkuliahan, khususnya yang berkaitan dengan pola perilaku dan pergaulan remaja saat ini. Selain itu juga dijelaskan, KPA Kota Sukabumi sudah memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya virus HIV-AIDS, kepada 836 mahasiswa di 4 kampus dari 18 kampus yang akan dikunjungi KPA Kota Sukabumi. Adapun ke 4 kampus tersebut, antara lain Kampus STAI Sukabumi, Kampus Stikes Sukabumi, Kampus Yapkesbi Sukabumi dan Kampus IMWI Sukabumi. Lebih lanjut Sekretaris KPA Kota Sukabumi menjelaskan, kegiatan road show pencegahan penyebaran bahaya virus HIV-AIDS di lingkungan civitas akademisi di Kota Sukabumi ini, merupakan tahun ke 4.