DISKOP UKM-PP KOTA SUKABUMI AKAN MELAKUKAN SOSIALISASI PERMENDAG RI TENTANG HET BERAS

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kepala Diskop UKM-PP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian) Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M., didampingi Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Kota Sukabumi, Drs. Wahyu Setiawan menjelaskan, Diskop UKM-PP Kota Sukabumi, dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi dan menyerahkan Permendag (Peraturan Menteri Perdagangan) RI Nomor : 57/M.DAG/Per/8/2017 tentang HET (Harga Eceran Tertinggi) Beras, kepada para pedagang dan warga masyarakat Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, supaya para pedagang dan warga masyarakat Kota Sukabumi mengetahui, bahwa HET Beras sudah diatur dalam Permendag RI. Diungkapkannya, Permendag RI tersebut megatur tentang pelaku usaha dalam melakukan penjualan beras secara eceran, wajib mencantumkan informasi HET Beras dan jenis beras dalam kemasan, serta harus mencamtunkan jenis beras tersebut masuk ke dalam jenis beras premium atau ke dalam jenis beras medium.

Dikatakannya, untuk jenis beras yang masuk ke dalam jenis beras medium, memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen, dan butir patah maksimal 25 persen. Namun yang menjadi masalah dan kendala bagi warga masyarakat, yakni tidak mengetahui dan tidak bisa membedakan jenis beras yang masuk ke dalam jenis beras medium dan jenis beras yang masuk ke dalam jenis beras premium. Dikatakan pula, dalam Permendag RI tersebut, diatur HET Beras untuk Daerah Jawa, yakni untuk HET Beras yang masuk ke dalam jenis beras medium Rp. 9.450,00 per kilogram, dan untuk HET Beras yang masuk ke dalam jenis beras premium Rp. 12.800,00 per kilogram.

Kepala Diskop UKM-PP Kota Sukabumi dan Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Kota Sukabumi mengharapkan, setiap pedagang dan warga masyarakat Kota Sukabumi, bisa mengetahui sekaligus merealisasikan Permendag RI tersebut. Adapun harga beras di Kota Sukabumi, saat ini mengalami peningkatan, yang diakibatkan oleh faktor cuaca. Namun kenaikan dan fluktuasi harganya masih dalam batas kewajaran. Antara lain, untuk jenis Beras Ciherang Rp. 9.800,00 dari harga sebelumnya Rp. 9.600,00, untuk jenis Beras IR 64 KW 1 Jampang Rp. 9.400,00 dari harga sebelumnya Rp. 9.200,00, dan untuk jenis Beras IR 64 KW 2 Jampang Rp. 9.200,00 dari harga sebelumnya Rp. 9.000,00 per kilogram. Sedangkan harga barang-barang pokok dan barang-barang penting strategis lainnya di Kota Sukabumi relatif stabil cukup tersedia, serta penyaluran dan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar.