PERKEMBANGAN DUNIA EKONOMI GLOBAL DENGAN DIBERLAKUKANNYA MEA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. menegaskan, perkembangan dunia ekonomi global dengan diberlakukannya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), akan memberikan dampak yang Iuar biasa untuk para pelaku ekonomi di Indonesia, termasuk di Kota Sukabumi. Penegasan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi Workshop Digital Marketing untuk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Sukabumi, tepatnya tanggal 17 Oktober 2017, di Resort Pangrango Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan lembaga terkait, serta para tamu undangan lainnya.

Ditegaskan pula, globalisasi dan perdagangan bebas serta yang Iainnya, menuntut semua pihak harus bisa bertahan, berdaya saing dan menjadi lebih unggul di antara negara-negara di dunia. Para pelaku ekonomi di Indonesia yang didominasi oleh pelaku UMKM, mempunyai tempat tersendiri dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia, yakni sebagai kelompok pelaku ekonomi yang menjadi katup pengaman perekonomian nasional dalam masa krisis,
serta menjadi dinamisator pertumbuhan ekonomi pasca krisis ekonomi.

Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak terlepas dari pertumbuhan dan perkembangan UMKM, sebab dapat menciptakan sumber ekonomi baru dan mendorong pengembangan ekonomi khususnya di daerah, sekaligus dapat menciptakan Iapangan usaha. Selain itu, UMKM juga memiliki ketahanan serta resilient ekonomi yang tinggi, serta diyakini dapat menjadi salah satu sektor penopang stability sister keuangan.

Dijelaskan pula, untuk menciptakan UMKM yang kuat dan mampu bersaing dengan usaha lainnya, harus mendapat dukungan regular dan pendanaan yang kuat, serta strategi dan sinergitas, khususnya dalam mengenalkan produk-produk UMKM. Adapun sumber pembiayaan UMKM berasal dari berbagai lembaga keuangan, yakni pebankan dan non perbankan, seperti pasar saham, pemerintah, modal ventura dan pelepas atau peminjam uang. Disamping itu juga dijelaskan, perbankan merupakan salah satu lembaga yang mempunyai posisi strategi dalam pembiayaan dunia usaha. Karena bank berfungsi sebagai Iembaga intermediasi keuangan, sekaligus sebagai lembaga pembiayaan dan penarik uang masyarakat.