SEJAK 4 TAHUN TERAKHIR INI KOTA SUKABUMI MENGALAMI KELANGKAAN PETANI

Reporter : ENDANG SUMARDI

Seperti dijelaskan Kepala DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan) Kota Sukabumi, Ir. Hj. Kardina Karsoedi, M.T., sejak 4 tahun terakhir ini, Kota Sukabumi mengalami kelangkaan petani. Selain itu, juga luas lahan pertanian di Kota Sukabumi mengalami pengurangan, akibat perkembangan dan pesatnya pembangunan di berbagai bidang.

Dijelaskan pula, jumlah petani aktif di Kota Sukabumi yang menggarap lahan pertanian di 33 kelurahan dan 7 kecamatan se Kota Sukabumi, sudah tidak sebanding lagi dengan luas lahan pertanian yang ada saat ini di Kota Sukabumi, yakni seluas 1.486 hektar. Berdasarkan data yang ada di DKP3 Kota Sukabumi, jumlah petani di Kota Sukabumi, saat ini hanya mencapai 4.340 orang.

Disamping itu juga dijelaskan, apabila jumlah petani di Kota Sukabumi dibandingkan dengan luas lahan pertanian yang ada saat ini di Kota Sukabumi sudah tidak ideal lagi. Karena berdasarkan hasil perhitungan dan evaluasi yang dilakukan pihak DKP3 Kota Sukabumi, setiap petani hanya mampu menggarap lahan pertanian kurang lebih 0.3 hektar.

Menyinggung upaya untuk mengantisipasi sekaligus mencegah terus terjadinya pengurangan lahan pertanian di Kota Sukabumi, menurut Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Pemerintah Kota Sukabumi sudah menerbitkan Perda (Peraturan Daerah) Kota Sukabumi Nomor 1 Tahun 2016 tentang PLP2B (Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).

Perda tersebut sudah diberlakukan selama satu tahun, dan saat ini sedang disiapkan peraturan turunannya, supaya keberadaan Perda tersebut bisa lebih efektif, khususnya dalam melakukan perlindungan terhadap lahan pertanian yang ada saat ini di Kota Sukabumi, agar tidak dialihfungsikan.

Dikatakannya, berkurangnya lahan pertanian di Kota Sukabumi,  pada umumnya berupa areal persawahan, akibat dialihfungsikan menjadi kawasan permukiman penduduk, pertokoan dan pembangunan infrastruktur jalan, salah satunya pembangunan Jalan Lingkar Selatan.

Lebih jauh Kepala DKP3 Kota Sukabumi mengatakan, dengan sudah ada serta diberlakukannya payung hukum tersebut, sekitar 321 hektar lahan pertanian di Kota Sukabumi sudah ditetapkan menjadi LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan), dari total luas lahan pertanian saat ini di Kota Sukabumi, yakni 1.486 hektar.