POLRES SUKABUMI KOTA MELAKUKAN PENGAWASAN KENAIKAN HARGA BEBERAPA KOMODITAS DI KOTA SUKABUMI

Reporter : ENDANG SUMARDI

Polres Sukabumi Kota menerjunkan Satgas (Satuan Tugas) Pangan, melakukan pengawasan terhadap kenaikan harga beberapa komoditas di Pasar Tradisional di Kota Sukabumi, khususnya pada jalur pendistribusian komoditas yang masuk ke dalam Sembako (Sembilan Bahan Pokok). Pengawasan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, S.H., S.I.K., M.Si., dengan cara menyisir setiap kios, terutama kios pedagang komoditas sayuran dan daging.

Kapolres Sukabumi Kota menjelaskan, pengawasan ini melibatkan unsur Diskop UKM-PP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian) Kota Sukabumi, DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan) Kota Sukabumi, Perum Bulog (Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik) dan intansi terkait lainnya. Dijelaskan pula, pengawasan ini difokuskan pada jalur distribusi Sembako dan bahan strategis lainnya, yakni jalur keluar-masuknya akan diawasi secara ketat oleh Satgas Pangan Polres Sukabumi Kota. Karena di titik ini sangat rentan dan sering memicu terhadap terjadinya kenaikan harga,

Selain itu juga dijelaskan, dilaksanakannya pengawasan terhadap kenaikan harga beberapa komoditas di Pasar Tradisional di Kota Sukabumi ini, sesuai dengan perintah Kapolri, yang bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan stake holder lainnya, serta arahan dari Kapolda Jabar, agar melakukan pengawasan terhadap harga-harga kebutuhan pokok warga masyarakat, terutama pada saat menjelang perayaan hari besar dan di penghujung tahun.

Lebih jauh Kapolres Sukabumi Kota menjelaskan, semua proses pendistribusian barang mulai dari tingkat pemasok dan tahap penyimpanan hingga pendistribusian kepada para pedagang, akan diawasi secara ketat oleh Satgas Pangan Polres Sukabumi Kota. Apabila secara tiba-tiba terjadi kenaikan harga dengan nilai tinggi, Satgas Pangan Polres Sukabumi Kota akan langsung melakukan penyelidikan, untuk mengurai pemicu terjadinya kenaikan harga.

Sementara Kepala Diskop UKM-PP Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M. mengatakan, kenaikan harga beberapa komoditas strategis di Pasar Tradisional di Kota Sukabumi sejak beberapa hari terakhir ini masih relatif normal, karena kenaikannya masih dalam batas kewajaran. Adapun beberapa komoditas strategis yang mengalami kenaikan harga di Pasar Tradisional di Kota Sukabumi ini, diantaranya beberapa komoditas sayuran. Antara lain Cabe Merah TW mengalami kenaikan sebesar Rp. 8 ribu, dari harga sebelumnya Rp. 36 ribu menjadi Rp. 44 ribu per kilogram, dan Cabe Rawit Merah mengalami kenaikan sebesar Rp. 4 ribu, dari harga sebelumnya Rp. 20 ribu menjadi Rp. 24 ribu per kilogram.

Dikatakan pula, terjadinya kenaikan harga beberapa komoditas strategis khususnya komoditas sayuran di Pasar Tradisional di Kota Sukabumi ini, diantaranya dipicu oleh kondisi cuaca, yakni intensitas hujan tinggi dan angin kencang yang melanda beberapa daerah, serta menimbulkan dampak yang kurang baik terhadap sektor pertanian, diantaranya pasokan komoditas tersebut ke Kota Sukabumi mengalami penurunan, dan mengakibatkan terjadinya kenaikan harga.