PEMBANGUNAN DI KOTA SUKABUMI SAAT INI BERKEMBANG SANGAT PESAT

Reporter : ENDANG SUMARDI

Pembangunan di Kota Sukabumi saat ini berkembang sangat pesat, ditandai dengan semakin banyaknya sarana perdaganagan modern, hotel, industri, rumah sakit, klinik dan yang lainnya. Demikian disampaikan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., pada Sosialisasi Pelaporan Pelaksanaan Dokumen Lingkungan Hidup bagi para pelaku usaha dan kegiatan di Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 18 Desember 2017, di Ballroom Hotel Maxone Sukabumi.

Ditandaskannya, pesatnya pembangunan di Kota Sukabumi ini, dapat memberikan dampak yang positif, diantaranya pada kenaikan PAD (Pendapatan Asli Daerah), transfer terknologi dan penyerapan tenaga kerja. Namun di sisi lain, juga dapat memberkan dampak yang negatif, seperti limbah usaha dan kegiatan, apabila tidak dikelola dengan baik dan benar. Karena dapat mengganggu terhadap keseimbangn lingkungan dan pembangunan lingkungan hidup di Kota Sukabumi.

Untuk itu, tingkat kesadaran dan pemahaman dari para pelaku usaha dan kegiatan di Kota Sukabumi ini, khususnya dalam melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup, harus senantiasa ditingkatkan dan dikembangkan secara optimal. Sebab para pelaku usaha dan kegiatan di Kota Sukabumi ini, belum sepenuhnya menyadari dan memahami dalam melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup. Buktinya berdasarkan data yang ada di DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Sukabumi, tingkat penyampaian laporan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup baru mencapai 9 persen. Berkaitan dengan hal tersebut, untuk mendorong sekaligus meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pelaku usaha dan kegiatan di Kota Sukabumi, terutama dalam melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup, harus terus dilaksanakan dan ditingkatkan secara optimal, diantaranya melalui sosialisasi.

Sementara Kepala DLH Kota Sukabumi, Drs. Adil Budiman, M.Si. menjelaskan, bahwa dokumen lingkungan hidup saat ini hanya dijadikan persyaratan untuk memperoleh 3perizinan saja, belum digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup. Buktinya dari jumlah sebanyak 279 perusahaan yang terdaftar di Kota Sukabumi, hanya 9 persen yang mengembalikan dokumen lingkungan hidup kepada DLH Kota Sukabumi.

Untuk itu, DLH Kota Sukabumi akan senantiasa berupaya optimal meningkatkan kesadaran dan pemahaman serta kepedulian para pelaku usaha dan kegiatan di Kota Sukabumi, dalam melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup, diantaranya melalui sosialisasi. Selain itu, juga akan senantiasa berupaya optimal melakukan monitoring dan evaluasi ke setiap perusahaan dan kegiatan di Kota Sukabumi, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup. Diungkapkannya, sepanjang Tahun 2017, DLH Kota Sukabumi sudah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap 40 pelaku usaha dan kegiatan di Kota Sukabumi. Adapun hasilnya, yakni yang masuk dalam kategori perusahaan baik sebanyak 2,5 persen, cukup baik 35 persen, dan kurang baik 62,5 persen.