PMI KOTA SUKABUMI DALAM TAHUN 2018 MEMBUTUHKAN SEKITAR 23.000 LABU DARAH

Reporter : ENDANG SUMARDI

PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Sukabumi, dalam tahun 2018 membutuhkan sekitar 23.000 Labu Darah. Karena menurut Ketua PMI Kota Sukabumi, drh. H. Suranto Sumowiryo, kebutuhan darah di Kota Sukabumi pada tahun 2018 ini, diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 15 sampai dengan 20 persen. Dijelaskannya, naiknya kebutuhan darah di Kota Sukabumi ini, karena PMI Kota Sukabumi tidak hanya menyuplai kebutuhan darah di Kota Sukabumi saja, tapi juga menyuplai kebutuhan darah daerah lainnya, seperti Kabupaten Sukabumi.

Dijelaskan pula, kendati ada kenaikan kebutuhan darah, namun Ketua PMI Kota Sukabumi beserta seluruh jajarannya merasa optimis, bahwa kebutuhan darah tersebut dapat dipenuhi. Sebab PMI Kota Sukabumi memiliki sejumlah trik dan strategi, khususnya dalam memenuhi kebutuhan darah dari warga masyarakat. Selain itu juga dijelaskan, berdasarkan data yang ada di PMI Kota Sukabumi, pada tahun 2017 yang lalu, kebutuhan darah di Kota Sukabumi mencapai 17.000 Labu Darah. Sementara kebutuhan darah di Kota Sukabumi pada tahun 2018 ini, mencapai sekitar 23,000 Labu Darah. Berkaitan dengan hal tersebut, PMI Kota Sukabumi berupaya optimal melakukan berbagai antisipasi dan upaya, supaya kebutuhan darah di Kota Sukabumi ini dapat terpenuhi.

Sedangkan upaya yang dilakukan PMI Kota Sukabumi untuk memenuhi kebutuhan darah di Kota Sukabumi pada tahun 2018 ini, diantaranya dengan menggiatkan Komunitas Peduli Donor Darah, di sejumlah wilayah Kota Sukabumi. Sebab dengan adanya komunitas tersebut, kebutuhan darah di Kota Sukabumi dalam beberapa tahun terakhir ini dapat dipenuhi dan mencukupi, bahkan bisa menyuplai ke daerah lain yang membutuhkan. Adapun Komunitas Peduli Donor Darah ini, yakni dari mulai Kampung Donor Darah, Sekolah dan Kampus Donor Darah, hingga Masjid serta RT dan RW Donor Darah.

Ketua PMI Kota Sukabumi mengatakan, untuk Kampung Donor Darah, di Kota Sukabumi ada di 3 kecamatan, yakni di Kecamatan Baros, Kecamatan Cibeureum dan Kecamatan Gunungpuyuh, yang para pendonor darahnya, dalam setiap harinya rata-rata mencapai antara 15 sampai dengan 25 orang, serta hasilnya disetorkan ke PMI Kota Sukabumi dalam jangka waktu setiap 3 bulan sekali. Selain itu juga dikatakan, Kampung Donor Darah di Kota Sukabumi ini, menjadi tulang punggung ketersediaan darah di Kota Sukabumi. Lebih jauh Ketua PMI Kota Sukabumi mengatakan, animo warga masyarakat Kota Sukabumi dalam mendonorkan darahnya sangat tinggi, karena sudah mengetahui manfaat dari donor darah terhadap kesehatan, serta dapat mengenai tekanan darah atau penyakit lainnya, yakni pada saat diperiksa akan mendonorkan darah oleh Petugas Donor Darah.