SELURUH PNS YANG BERTUGAS DI KOTA SUKABUMI AGAR MEMBAYAR ZAKAT MELALUI BAZNAS KOTA SUKABUMI

Reporter : ENDANG SUMARDI

Ketua Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Sukabumi, Ir. H. Fifi Kusumajaya, M.M. menandaskan, kesadaran PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang bertugas di Kota Sukabumi dalam membayar zakat melalui Baznas Kota Sukabumi, dinilai masih sangat rendah. Buktinya dari jumlah PNS sebanyak 5.000 orang yang bertugas di Kota Sukabumi, yang membayar zakatnya melalui Baznas Koya Sukabumi hanya 1.000 orang. Untuk itu, Ketua Baznas Kota Sukabumi menghimbau kepada seluruh PNS yang bertugas di Kota Sukabumi, agar membayar zakat melalui Baznas Kota Sukabumi. Karena membayar zakat itu hukumnya wajib, untuk membantu sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat miskin.

Adapun landasan hukum yang digunakan Baznas Kota Sukabumi, yakni Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Dalam Undang-Undang tersebut dijelaskan, bahwa pengelolaan zakat adalah kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan pengoordinasian dalam pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Selain itu juga dijelaskan, zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap umat Islam yang memiliki kemampuan atau badan usaha, untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya sesuai dengan syariat Islam. Sedangkan infak adalah harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum, dan sedekah adalah harta atau non harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.

Menyinggung hasil pengumpulan zakat yang disalurkan warga masyarakat dan PNS melalui Baznas Kota Sukabumi pada tahun 2017 yang lalu, menurut Ketua Baznas Kota Sukabumi, seluruhnya mencapai Rp. 2.061.443.573,00. Dikatakannya, hasil pengumpulan zakat tersebut, sudah disalurkan kepada fakir miskin, sabilillah, ibnu sabil, muallaf dan riqob, serta sebagian dana disalurkan untuk berbagai bantuan. Karena Baznas Kota Sukabumi, memiliki 5 program untuk penyaluran zakat. Antara lain Program Sukabumi Peduli berupa bantuan perbaikan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) warga masyarakat, Program Sukabumi Sejahtera berupa bantuan modal usaha kepada warga masyarakat, Program Sukabumi Sehat berupa bantuan kesehatan warga masyarakat, Program Sukabumi Cerdas berupa bantuan kepada anak sekolah, dan Program Sukabumi Taqwa berupa bantuan kepada guru ngaji.