SETIAP GURU TIDAK BOLEH BERPOLITIK PRAKTIS DALAM PILKADA KOTA SUKABUMI TAHUN 2018

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kepala Dinas P dan K (Pendidikan dan Kebudayaan) Kota Sukabumi, Drs. Dudi Fathul Jawad, M.Pd. menandaskan, setiap guru dan tenaga pendidik di lingkungan Dinas P dan K Kota Sukabumi, tidak boleh berpolitik praktis dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kota Sukabumi Tahun 2018. Apalagi menjadi Timses (Tim Sukses) salah satu Paslon (Pasangan Calon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang mengikuti Pilkada tersebut.

Adapun upaya untuk mencegah adanya oknum guru dan tenaga pendidik di lingkungan Dinas P dan K Kota Sukabumi yang berpolitik pratis dalam Pilkada tersebut, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Himbauan yang sipatnya wajib dilaksanakan oleh setiap guru dan tenaga pendidik di lingkungan Dinas P dan K Kota Sukabumi, terutama yang berstatus sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil).

Selain itu, pihaknya juga akan senantiasa berupaya optimal melakukan pengawasan kepada setiap guru dan tenaga pendidik di lingkungan Dinas P dan K Kota Sukabumi dalam setiap tahapan Pilkada tersebut, bekerja sama dengan Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) Kota Sukabumi. Karena pengawasan untuk mengantisipasi adanya oknum guru dan tenaga pendidik di lingkungan Dinas P dan K Kota Sukabumi dalam Pilkada tersebut, menjadi domain Panwaslu Kota Sukabumi.

Dikatakannya, apabila ada oknum guru dan tenaga pendidik di lingkungan Dinas P dan K Kota Sukabumi yang terbukti melanggar ketentuan tersebut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Panwaslu Kota Sukabumi, untuk diproses sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Dikatakan pula, apabila ada oknum guru dan tenaga pendidik di lingkungan Dinas P dan K Kota Sukabumi yang terbukti melanggar ketentuan tersebut, pasti akan ditindak tegas dan mendapat sanksi berat, yakni dari mulai teguran, ditangguhkan kenaikan gaji berkala dan pangkatnya hingga dipecat dari PNS, sesuai dengan tingkat pelanggarannya.

Untuk itu, Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi menghimbau kepada setiap guru dan tenaga pendidik di lingkungan Dinas P dan K Kota Sukabumi, agar tidak berpolitik praktis dalam Pilkada tersebut. Lebih baik fokus melaksanakan tugas dan pengabdian, sesuai dengan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) serta bidang masing-masing, khususnya dalam melakukan proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), untuk meningkatkan kecerdasan dan keterampilan para anak didiknya, baik dalam intra kurikuler maupun dalam ekstra kurikuler.