SELURUH PENGHUNI LAPAS NYOMPLONG KOTA SUKABUMI AGAR SENANTIASA MENJALANKAN KEGIATAN KEAGAMAAN

Reporter : ENDANG SUMARDI

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., mengharapkan kepada seluruh penghuni Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi, agar senantiasa menjalankan kegiatan keagamaan, seperti Istighosah, Sholat Dhuha dan yang lainnya. Adapun maksud dan tujuannya, supaya bisa semangat serta tidak mengulang lagi masa lalu yang pernah dilakukan. Selain itu, juga harus senantiasa berpikir untuk menjalani kehidupan ke depan, supaya menjadi orang yang luar biasa.

Yang tidak kalah penting, juga agar senantiasa dapat menahan berbagai godaan yang dapat mencelakakan, atau melakukan perilaku yang dulu pernah dilakukan. Untuk itu, seluruh penghuni Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi, harus dapat menjaga mental yang baik, sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Yang Maha Kuasa. Harapan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan dalam sambutan pada Istighosah dan Dzikir Bersama Penghuni Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi serta Siraman Rokhani, tepatnya tanggal 25 Januari 2018, di Halaman Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi.

Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi atas nama pribadi dan Kepala Daerah serta pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, menyambut baik atas dilaksanakannya Istighosah dan Dzikir Bersama serta Siraman Rokhani ini. Karena sangat positif dan besar manfaatnya, yakni dapat membina seluruh penghuni Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi, untuk senantiasa menjalankan kegiatan keagamaan. Disamping itu, juga hubungan penghuni Lapas dengan pegawai Lapas bisa terjalin dengan baik dan lancar, serta berbagai keluhan yang disampaikan oleh para penghuni Lapas dapat segera direspons dengan baik oleh para pegawai Lapas.

Sementara Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, Risman Somantri menjelaskan, dilaksanakannya Istighosah dan Dzikir Bersama serta Siraman Rokhani ini, sebagai salah satu proses pembinaan kepada seluruh penghuni Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi khususnya yang beragama Islam. Maksud dan tujuannya, seluruh penghuni Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi sadar dan patuh menjalani proses hukum yang sudah diputuskan oleh hakim, serta senantiasa berupaya optimal menghindari penyelundupan barang haram, seperti Narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya. Selain itu, juga dalam hati dan pikirannya tidak terlintas keinginan yang aneh, seperti ingin kabur dari Lapas, karena dapat merugikan semua pihak.

Dalam pada itu, Kepala Pengamanan Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi, Alviantino, selaku Ketua Panitia Penyelenggara menjelaskan, dilaksanakannya Istighosah dan Dzikir Bersama serta Siraman Rokhani ini, merupakan bagian dari pembinaan kepada seluruh penghuni Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi khususnya yang beragama Islam, supaya lebih tekun dan mendalami ajaran agama Islam. Disamping itu juga dapat bertobat, yakni tidak mengulangi lagi perbutan dan kesalahannya, serta pada saat kembali ke masyarakat dapat menjadi orang baik.