WAKIL WALI KOTA SUKABUMI MEMBUKA SOSIALISASI ORI DIFTERI DI KOTA SUKABUMI TAHUN 2018

Reporter : ENDANG SUMARDI

Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., secara resmi membuka Sosialisasi ORI (Outbreak Response Immunization) Difteri di Kota Sukabumi Tahun 2018, tepatnya tanggal 1 Februari 2018, di Ruangan Pertemuan Bank BJB Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Unsur FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Hj. Ritanenny Edlien Silyena Mirah, Kepala Bidang P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Lulis Delawati, serta para tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya Sosialisasi ORI Difteri ini, dalam rangka memberikan imunisasi dan merespon KLB (Kejadian Luar Biasa) Difteri. Dijelaskannya, Kota Sukabumi merupakan salah satu dari 15 Kota dan Kabupaten se Jawa Barat, yang melaksanakan ORI Difteri ini. Adapun yang menjadi pertimbangan Kota Sukabumi melaksanakan ORI Difteri ini, karena daerah Kota Sukabumi merupakan daerah perlintasan dari 2 daerah kabupaten, yakni Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.

Dijelaskan pula, dalam kurun waktu 1 tahun tepatnya dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2018, terdapat 7 kasus atau suspect difteri di Kota Sukabumi, diantaranya 1 kasus positif. Untuk itu, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, akan melaksanakan Imunisasi Difteri secara masif di setiap sekolah dan madrasah, termasuk di fasilitas kesehatan dan perkantoran yang memungkinkan, tepatnya pada bulan Februari 2018 ini, serta pada bulan Juni 2018 dan bulan Desember 2018 mendatang. Maksud dan tujuannya, sebagai salah satu upaya dan wujud nyata perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi, untuk mencegah penularan dan penyebaran difteri di Kota Sukabumi. Karena penularan dan penyebaran penyakit difteri ini sangat mudah, serta dapat menyebabkan kematian.

Adapun jumlah masyarakat yang akan diimunisasi difteri di Kota Sukabumi dalam tahun 2018 ini, seluruhnya mencapai 1.116 orang, usia 1 sampai dengan 19 tahun, serta diharapkan dapat mencapai target 100 persen pada akhir tahun 2018. Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Sukabumi mengharapkan, seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait dan lembaga pendidikan, termasuk Kecamatan dan Kelurahan, RW dan RT serta Puskesmas dan Posyandu yang ada di Kota Sukabumi, dapat melakukan sosialisasi tentang pelaksanaan imunisasi difteri ini, di wilayah dan lingkungannya masing-masing. Selain itu, Wakil Wali Kota Sukabumi juga meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, agar membuka layanan pengaduan, baik melalui aplikasi HP maupun Posko, khususnya yang berkaitan dengan informasi difteri di Kota Sukabumi.