WARGA MASYARAKAT YANG AKAN MEMBUAT DOKUMEN KEPENDUDUKAN AGAR TIDAK MENGGUNAKAN PIHAK KETIGA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., meminta kepada warga masyarakat Kota Sukabumi yang akan membuat dokumen kependudukan, baik KK (Kartu Keluarga) dan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) maupun yang lainnya, agar tidak menggunakan pihak ketiga atau calo. Maksud dan tujuannya, supaya tidak terjadi praktik Pungli (Pungutan Liar). Karena pembuatan dokumen kependudukan di Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kota Sukabumi tidak dipungut biaya alias gratis.

Untuk itu, setiap warga masyarakat yang akan membuat dokumen kependudukan, agar datang langsung ke Disdukcapil Kota Sukabumi, serta harus mengikuti prosedur yang berlaku, pada saat membuat dokumen kependudukan. Ditandaskannya, semua pelayanan pembuatan dokumen kependudukan di Disdukcapil Kota Sukabumi, bebas dari berbagai biaya apapun. Disamping itu, pelayanannya pun cukup singkat, tidak memakan waktu satu hari, tergantung persyaratannya, apakah sudah komplit atau belum?

Dikatakannya, apabila ada pelanggaran seperti pungli di lapangan, warga masyarakat agar melaporkannya kepada aparat kepolisian, atau kepada Tim Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Kota Sukabumi, yang terdiri dari Inspektorat Kota Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, dan Kejaksaan Negeri Sukabumi, untuk segera ditandaklanjuti dan diproses, sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Dikatakan pula, di Disdukcapil Kota Sukabumi hingga saat ini tidak pernah ditemukan adanya pelanggaran khususnya pungli. Bahkan beberapa waktu yang lalu, Disdukcapil Kota Sukabumi mendapat penghargaan dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) RI. Penghargaan tersebut menjadi tolak ukur kinerja Disdukcapil Kota Sukabumi, baik dari segi admintrasi maupun dari segi pelayanan kepada warga masyarakat.

Namun demikian, Wali Kota Sukabumi meminta kepada semua pihak, baik kepada segenap lapisan warga masyarakat maupun kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta instansi dan lembaga terkait, agar senantiasa berperan secara aktif melakukan pengawasan, khususnya dalam pelayanan yang diberikan  oleh Disdukcapil Kota Sukabumi dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lainnya di Kota Sukabumi.

Adapun upaya untuk mengantisipasi terjadinya pratik percaloan dan pungli di Disdukcapil Kota Sukabumi, pihak dinas tersebut terus berupaya optimal menggencarkan dan mengembangkan program Si Jempol (Siap Jemput Bola) Pelayanan Administrasi dan Pembuatan Dokumen Kependudukan, ke setiap permukiman warga masyarakat, pabrik dan pasar, serta SMA, SMK dan MA yang ada di Kota Sukabumi.