WILAYAH KECAMATAN CIKOLE KOTA SUKABUMI PALING RAWAN BENCANA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kepala Unsur Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, Drs. Asep Suhendrawan mengungkapkan, wilayah Kecamatan Cikole Kota Sukabumi paling rawan bencana, khususnya bencana tanah longsor, dari 7 wilayah kecamatan yang ada di Kota Sukabumi. Buktinya dari data yang tercatat di BPBD Kota Sukabumi, selama tahun 2017 yang lalu, bencana yang terjadi di wilayah Kecamatan Cikole ini mencapai 46 kali, yang terdiri dari 11 kali kebakaran, 6 kali banjir, 20 kali tanah longsor, 1 kali angin topan dan 8 kali cuaca ektrem, dengan total kerugian mencapai Rp. 990.650.000,00.

Selain itu juga diungkapkan, dari 20 kali kejadian bencana tanah longsor di wilayah Kecamatan Cikole pada tahun 2017, kerugiannya mencapai Rp. 302.000.000,00. Sedangkan untuk wilayah kecamatan lainnya di Kota Sukabumi terbilang kecil dan sedang, artinya tidak serawan dan separah seperti di wilayah Kecamatan Cikole. Antara lain di wilayah Kecamatan Cibeureum terjadi 9 kali bencana, yang terdiri dari 2 kali kebakaran, 1 kali banjir, 6 tanah longsor, 1 kali angin topan, 1 kali gempa bumi, 6 kali cuaca ekstrem, dengan total kerugian mencapai Rp. 485.000.000,00. Selanjutnya di wilayah Kecamatan Baros terjadi 9 kali bencana, antara lain 3 kali kebakaran, 1 kali banjir dan 5 kali cuaca ekstrem, yang total kerugiannya mencapai Rp. 194.000.000,00, serta di wilayah Kecamatan Lembursitu  terjadi 14 kali bencana, yang terdiri dari 3 kali kebakaran, 6 kali tanah longsor, 1 kali angin topan dan 4 kali cuaca ektrem, dengan total kerugian mencapai Rp. 122.000.000,00.

Untuk itu, pihak BPBD Kota Sukabumi bekerja sama dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) serta instansi dan lembaga terkait, senantiasa berupaya optimal melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya yang berkaitan dengan bencana, seperti banjir, tanah longsor dan bencana lainnya. Maksud dan tujuannya, supaya segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi senantiasa waspada, serta dapat mengantisipasi terjadinya korban jiwa apabila terjadi bencana di wilayahnya masing-masing.

Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi khususnya yang tinggal di daerah aliran sungai dan daerah perbukitan, agar pada setiap terjadi turun hujan senantiasa waspada dan berhati-hati. Sebab pada setiap terjadi turun hujan terutama yang dibarengi dengan angin kencang, sering terjadi bencana banjir dan tanah longsor, serta pohon tumbang dan rumah ambruk. Selain itu, juga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke selokan dan kali, sebab dapat menimbulkan bencana banjir, karena air selokan dan kali meluap, akibat tersumbat oleh tumpukan sampah.