JDIH KOTA SUKABUMI DINILAI OLEH TIM PENILAI LOMBA JDIH TINGKAT JAWA BARAT TAHUN 2019

Reporter : PKL

Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum) Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, dinilai oleh Tim Penilai Lomba JDIH Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, hari Selasa, 6 Agustus 2019. Adapun kedatangan Tim Penilai tersebut, disambut dan diterima secara resmi oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H., bertempat di Ruangan Utama Balai Kota Sukabumi. Hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Dida Sembada, M.M., para Asisten Setda Kota Sukabumi, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan instansi terkait, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sukabumi menjelaskan, dengan adanya JDIH, masyarakat Kota Sukabumi sudah mulai melek hukum. Hal ini sesuai dengan visi Kota Sukabumi, yakni religius, aman dan sejahtera, salah satunya sejahtera pemahaman, keilmuan dan pendidikan. Dikatakannya, pendidikan di Sukabumi cukup tinggi, berintegrasi dengan Perguruan Tinggi di Sukabumi.

Wakil Wali Kota Sukabumi mengharapkan, semoga Kota Sukabumi yang sudah bagus bisa semakin bagus lagi, untuk mendapat prestasi kembali dalam Lomba JDHI, karena JDIH Kota Sukabumi, pada tahun 2018 mendapat gelar juara 1.

Sementara Kepala Bagian Dokumentasi Hukum, Pembinaan dan Pengawasan Produk Hukum Biro Hukum dan HAM Provinsi Jawa  Barat, Dewi Martiningsih, S.H., M.H. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya Lomba JDIH Tingkat Provinsi Jawa Barat  ini, untuk melakukan pembinaan dan penilaian, khususnya dalam penampilan Perda (Peraturan Daerah) dan Pergup (Peraturan Gubernur) serta kabupaten dan kota, supaya penampilannya sama, untuk menggugah minat baca masyarakat.

Dikatakannya, dari 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, belum semuanya memiliki JDIH secara maksimal. Untuk itu, dalam Lomba JDIH ini dipilih secara acak, yakni bagi kabupaten dan kota yang sudah memiliki JDIH di atas rata rata. Diantaranya Kota Sukabumi menjadi salah satu yang terpilih, karena sebelumnnya sudah menjadi juara pertama pada tahun 2018. Adapun kriteria penilaian dalam Lomba JDIH ini, dititikberatkan pada 8 aspek penilaian, diantaranya Organisasi, Kelembagaan, serta TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi).

Lebih lanjut dikatakan, penilaian JDIH ini dilakukan di 13 kota dan kabupaten se Jawa Barat. Apabila dilihat, JDIH kabupaten dan kota di Jawa Barat ada peningkatan, khususnya untuk produk hukum daerah, provinsi dan pusat. Disamping itu juga dikatakan, JDIH Provinsi Jawa Barat sebagai Pembina JDIH kabupaten dan  kota se Jawa Barat, senantiasa berupaya optimal meningkatkan keterbukaan dan minat baca masyarakat, untuk melek informasi dan aturan hukum.

Leave a Reply