IDUL ADHA MEMPUNYAI MAKNA FILOSOFIS KEMBALI KEPADA SEMANGAT BERQURBAN

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi menandaskan, Idul adha yang sering disebut Idul Qurban, mempunyai makna filosofis kembali kepada semangat berqurban. Secara vertikal atau hablumminalloh, semangat ini sebagai wujud ketaatan dan ketaqwaan kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala. Bagi umat Islam, makna ketaqwaan atau tunduk, patuh dan pasrah kepada Alloh merupakan pondasi atau inti dari keseluruhan ajaran agama Islam.

Penandasan Wali Kota Sukabumi tersebut, disampaikan dalam sambutan, sebelum melaksanakan Sholat Idul Adha Tahun 1440 Hijriyah atau Tahun 2019, hari Minggu, 11 Agustus 2019, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Ditandaskan pula, peristiwa qurban yang setiap tahun dirayakan oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia, seharusnya tidak lagi dimaknai sebatas proses ritual, tapi harus diletakkan dalam konteks peneguhan nilai-nilai kemanusiaan dan spirit keadilan. Karena Idul Adha bermakna keteladanan Nabi Ibrahim, yang mampu mentransformasi pesan keagamaan ke dalam kerja nyata perjuangan kemanusiaan. Dikatakannya, kedua makna Idul Adha tersebut, apabila dapat mewarnai sendi-sendi kehidupan masyarakat dan bangsa, kesejahteraan dan keadilan sosial dapat diwujudkan, serta bahaya yang mengancam berupa gejolak sosial dan kesenjangan dalam struktur perekonomian masyarakat dapat dihindari.

Selanjutnya Wali Kota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Sukabumi, atas segala partisipasinya dalam menjaga keamanan, ketertiban, kenyamanan dan kebersihan kota, serta menyelesaikan berbagai agenda pemerintahan dan pembangunan, sehingga Kota Sukabumi hingga saat ini sarat akan pencapaian prestasi. Diharapkannya, segala upaya dan partisipasi yang telah dilakukan oleh masyarakat Kota Sukabumi ini senantiasa dijadikan amal ibadah, dan Alloh Subhanu Wa Ta’ala dapat memberikan ganjaran yang berlipat ganda.

Dijelaskannya, masih banyak harapan, tujuan dan mimpi-mimpi yang harus diraih, khususnya dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang religius, nyaman dan sejahtera. Selain itu, \Wali Kota Sukabumi atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, dari hati sanubari yang dalam menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Sukabumi, atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan pelayanan publik selama ini. Untuk itu, \Wali Kota Sukabumi beserta seluruh jajarannya, akan terus berupaya optimal mewujudkan pelayanan publik ke arah yang semakin baik lagi pada masa-masa mendatang.

Leave a Reply