PONTREN DAARUT TAQWA SELAGOMBONG MENYERAHKAN SANTUNAN KEPADA ANAK YATIM PIATU

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Pontren (Pondok Pesantren) Daarut Taqwa Selagombong, Jalan Ciandam, Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu dan menyelenggarakan Tabligul Islamiyah, tepatnya tanggal 1 September 2019, dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1441 Hijriyah, yang betepatan dengan tanggal 1 September 2019. Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi.

Dalam sambuannya Wali Kota Sukabumi menjelaskan, kegiatan ini sangat piositif dan besar manfaatnya bagi masyarakat. Karena selain dapat menghadirkan kebaikan, juga dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan keagamaan bagi masyarakat. Dijelaskan pula, situasi dan kodisi wilayah Kota Sukabumi pasca Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah), serta Pileg (Pemilihan Legislatif) dan Pilpres (Pemilihan Presiden) dalam keadaan kondusif, yakni aman, tenteram, nyaman dan damai. Bahkan di Jawa Barat, Kota Sukabumi termasuk kota yang paling aman.

Hal tersebut dapat tewujud, berkat kekompakan dan kebersamaan masyarakat dan aparat keamanan, dalam menjaga dan meningkatkan suasana kondusif wilayah Kota Sukabumi. Untuk itu,  Wali Kota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap lapisan masyarakat dan aparat keamanan di Kota Sukabumi, yang senantiasa berupaya optimal menjaga dan meningkatkan keamanan. Selain itu, Wali Kota Sukabumi juga meminta kepada segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi, jangan mudah terprovokasi oleh berita di media sosial yang belum jelas kebenarannya.

Selanjutnya Wali Kota Sukabumi menjelaskan, pemberian santunan kepada anak yatim piatu ini, sebagai bagian dari syiar Islam untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama umat manusia. Disamping itu, Tahun Baru Hijriyah, mengandung makna hijrah atau berpindah, dari yang tidak terpuji menjadi terpuji, dari yang kurang baik menjadi baik, dan dari yang baik menjadi lebih baik.

Dikatakannya, Pemerintah Kota Sukabumi sedang gencar melaksanakan Gerakan Magrib Mengaji, Sholat Subuh Berjama’ah dan Jumling (Jum’at  Keliling) ke setiap masjid yang ada di 33 kelurahan se Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta untuk menghadapi berbagai tantangan zaman yang terjadi saat ini.

Leave a Reply