SUASANA WILAYAH KOTA SUKABUMI HINGGA SAAT INI DALAM KONDISI KONDUSIF

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Suasana wilayah Kota Sukabumi, hingga saat ini dalam kondisi kondusif, yakni aman, tenteram, nyaman dan damai. Bahkan menjadi wilayah paling aman di Jawa Barat. Hal tersebut disampakan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, pada silaturahmi kebangsaan para ulama Sukabumi dengan unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dan warga Keturunan Tionghoa Sukabumi, tepatnya 2 September 2019, di Hotel Maxone Kota Sukabumi.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H., Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, S.H., S.I.K., M.Si., para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan instansi terkait, serta para tokoh ulama dan para tamu undangan lainnya.

Dijelaskannya, pelangi atau keanekaragaman akan menjadi indah, karena warnanya berbeda-beda, dengan catatan bisa disikapi oleh semua pihak, khususnya dalam menjaga keanekaragaman dan perbedaan secara positif, yang dibingkai dengan kecintaan kepada NKRI. Untuk itu, Wali Kota Sukabumi meminta kepada semua pihak, agar senantiasa menjaga dan memelihara keanekaragaman dan perbedaan, serta suasana kondusif wilayah Sukabumi. Sebab Sukabumi mempunyai sejarah panjang kebhinekaan, yang diikat dengan harmonisasi yang indah.

Selain itu, Wali Kota Sukabumi atas nama Kepala Daerah dan Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya kepada seluruh jajaran panitia, yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan silaturahmi ini.

Sebab kegiatan ini sangat poitif dan besar manfaatnya bagi semua pihak, baik bagi pemerintah maupun bagi masarakat, khususnya dalam menjaga keanekaragaman dan perbedaan di Sukabumi. Disamping itu, juga dapat lebih menjaga dan memelihara sekaligus meningkatkan keakraban, persaudaraan dan solidaritas, serta kerukunan hidup umat beragama dan antar umat beragama di Sukabumi, termasuk komunikasi, persatuan dan kesatuan serta kebersamaan, sekaligus memahami makna keanekaragaman dan perbedaan.

Leave a Reply