APARAT PEMERINTAH KOTA SUKABUMI MELAKUKAN KUNKER KE PEMERINTAH KOTA MALANG

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Aparat Pemerintah Kota Sukabumi, melakukan Kunker (Kunjungan Kerja) ke Pemerintah Kota Malang, tepatnya tanggal 18 September 2019. Adapun rombongan Aparat Pemerintah Kota Sukabumi yang dipimpin lansung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi ini, terdiri dari Asisten Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M., Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, Tejo Condro Nugroho, A.P., M.T., serta para Sekrtetaris Kecamatan dan Lurah.

Sedangkan kedatangan rombongan Aparat Pemerintah Kota Sukabumi ini, diterima secara resmi oleh Wakil Wali Kota Malang, H. Sofyan Edi Jarwoko berserta jajaran Pemerintah Kota Malang, di Ruangan Sidang Balai Kota Malang.

Wali Kota Sukabumi menjelaskan, kunker ke Pemerintah Kota Malang ini dalam rangka studi tiru, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan sampah berbasis wilayah dan bank sampah. Karena Pemerintah Kota Malang, dinilai berhasil dalam melakukan penanggulangan dan pengelolaan sampah.

Diharapkannya, para peserta studi tiru ini dapat mengimplementasikan dan mengaplikasikan pengelolaan sampah dan bank sampah di wilayahnya masing-masing. Sebab Pemerintah Kota Sukabumi, saat ini sedang fokus mengatasi dan menangani masalah sampah.

Dikatakannya, seperti diketahui bersama, bahwa  lahan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah Cikundul Kota Sukabumi, diprediksi hanya bisa bertahan menampung sampah hingga akhir bulan Nopember dan paling lama sampai dengan bulan Desember 2019. Lantaran lahan TPA Cikundul ini sudah sempit, sebab banyak sampah yang dibuang, yakni dalam setiap harinya mencapai 171 ton.

Dikatakan pula, dalam melakukan penanggulangan dan pengelolaan sampah ini, diperlukan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak, termasuk kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah organik dan anorganik, untuk didaur ulang menjadi barang-barang yang berharga, seperti kompos atau pupuk organik dan berbagai kerajinan yang memiliki nilai ekonomis.

Leave a Reply