SELURUH PRAJURIT DAN PNS TNI TELAH MENUNJUKKAN PROFESIONALITASNYA

Reporter : ARIF HIDAYAT

Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Panglima TNI, Marsekal TNI, Hadi Tjahjanto, S.IP., menyatakan merasa bangga kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI yang telah menunjukkan profesionalitasnya dalam melaksanakan setiap tugas, yang telah dipercayakan oleh rakyat, bangsa dan negara. Pernyataan Panglima TNI tersebut, disampaikan Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letkol Inf. Danang Prasetyo Wibowo, selaku Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan HUT Ke 74 TNI Tahun 2019 Tingkat Kota Sukabumi, tanggal 5 Oktober 2019, di Lapangan Kodim 0607 Kota Sukabumi.

Selain itu, Panglima TNI juga merasa yakin, bahwa keluarga dan seluruh rakyat Indonesia juga akan merasa bangga terhadap profesionalitas TNI-nya. Hal ini harus disyukuri sekaligus menjadi cambuk oleh seluruh keluarga besar TNI, untuk berbuat lebih baik lagi. Untuk itu, tema pokok Peringatan HUT Ke 74 ini adalah TNI Profesional Kebanggaan Rakyat.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI atas nama seluruh Prajurit dan PNS TNI beserta keluarga besar TNI, mengucapkan rasa hormat dan bela sungkawa yang mendalam, atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik TNI dalam melaksanakan tugas negara. Dikatakannya, seluruh Prajurit dan PNS TNI beserta keluarga besar TNI yang ditinggalkan, akan senantiasa berupaya optimal melanjutkan tugas  yang diamanahkan, seraya mengharapkan dan mendo’akan, agar seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran.

Dikatakan pula, sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru, serta kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang. Hal tersebut telah menjadikan konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi. Sebagai salah satu contohnya perang siber yang disertai perang informasi. Kendati tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Dijelaskannya, konsep-konsep ini dapat mengaburkan filosofi perang konvensional, dengan menggeser dimensi waktu. Karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai. Selain itu, juga ditambah oleh potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat, serta ancaman militer dan nir militer berubah, dan TNI harus siap menghadapinya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Dida Sembada, M.M., unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), Pimpinan dan Anggota DPRD, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), para alim ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan wanita, serta para tamu undangan lainnya.

Leave a Reply