SETIAP MASYARAKAT AGAR MENJAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, menghimbau kepada setiap masyarakat, agar menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat ketahanan keluarga, untuk mencegah terjadinya KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Himbauan tersebut disampaikan saat memberi sambutan pada pengajian rutin di Rumah Dinas Wali Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 3 Oktober 2019.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kota Sukabumi, Syihabudin, S.Pdi. dan Bayu Waluya, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Dida Sembada, M.M., para Asisten Setda Kota Sukabumi, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), para Camat dan Lurah, para Alim Ulama serta para tamu undangan lainnya.

Dijelaskannya, pengajian rutin ini untuk meningkatkan silaturahmi, syi’ar dan ukhuwah islamiyah, serta untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan terhadap upaya dalam mencapai Visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi yang Renyah (Religius, Nyaman dan Sejahtera).

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi mengatakan bersyukur, karena Pelantikan Anggota DPR RI pada tanggal 1 Oktober 2019 berjalan lancar dan aman, serta para wakil rakyat tersebut sudah mulai bekerja. Selain itu Wali Kota Sukabumi juga menjelaskan, bahwa pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang, akan dilaksanakan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. Diharapkannya, Pelantikan Kepala Negara tersebut, dapat berjalan dengan baik, serta lancar dan aman.

Untuk itu, Wali Kota Sukabumi mengharapkan, agar masyarakat mengawal proses pelantikan tersebut, karena merupakan hasil demokrasi. Disamping itu, masyarakat juga agar turut serta mengamankannya, sebagai bentuk ketaatan terhadap sistem demokrasi. Selanjutnya Wali Kota Sukabumi mengharapkan kepada para Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat, agar senantiasa mengajak kepada segenap lapisan masyarakat, supaya senantiasa menjaga dan meningkatkan kondusivitas wilayah, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum tentu kebenarannya.

Leave a Reply