PEMERINTAH KOTA SUKABUMI BERKOMITMEN TUNTASKAN KAWASAN KUMUH

Reporter : ARIF HIDAYAT

Redaktur/Editor : RIKSAN SATYAPRAWIRA

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Sukabumi mengadakan Lokakarya Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) pada hari Kamis, 10 Oktober 2019 di Hotel Balcony.

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, dalam eksposnya pada lokakarya tersebut  menandaskan bahwa penanganan kawasan kumuh merupakan salah satu misi Wali Kota – Wakil Wali Kota yakni mewujudkan tata ruang dan infrastruktur yang berkualitas berwawasan lingkungan.  Penanganan kawasan kumuh di Kota Sukabumi telah dimulai sejak tahun 2015 berdasarkan konsep 100 – 0 – 100 yakni 100 persen air bersih, 0 kawasan kumuh, dan 100 persen sanitasi.

Lebih lanjut ditandaskan, pengentasan kawasan kumuh tidak dapat dilakukan hanya oleh Pemerintah namun harus melibatkan berbagai kolaborasi antara stakeholders diantaranya dunia usaha dan partisipasi aktif masyarakat.

Sementara itu Kepala Bidang  Fisik dan Penataan Wilayah Bappeda, H. Imran Wardhani, menjelaskan bahwa sebelumnya total kawasan kumuh di Kota Sukabumi sekitar 139,02 hektar. Dari jumlah total tersebut, saat ini telah dibangun 103,72 hektar dan masih menyisakan sekitar 35,3 hektar kawasan kumuh yang harus dibangun.  Lokakarya Program Kota Tanpa Kumuh bertujuan untuk menciptakan kolaborasi dan komitmen antar Pemerintah Kota Sukabumi dengan stakeholders lainnya agar tercipta percepatan penuntasan kawasan kumuh.

Sedangkan Kepala Bappeda, Rudi Djuansyah, mengatakan bahwa Lokakarya ini berfungsi sebagai evaluasi program yang telah berjalan sekaligus juga merencanakan penuntasan kawasan kumuh ke depannya. Salah satu pembangunan kawasan kumuh yang akan segera dilaksanakan adalah pembangunan skala kawasan Sungai Cipelang.

Leave a Reply