WALI KOTA SUKABUMI MELAUNCHING LAYANAN AKTA KEMATIAN JEMPUT BOLA

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, didampingi Kepala Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kota Sukabumi, Iskandar, S.IP., M.T., melaunching Layanan Akta Kematian Jemput Bola jadi dalam satu hari, melalui Layanan Kemboja Sari Disdukcapil Kota Sukabumi, di Operation Room Setda Kota Sukabumi, ditandai dengan penekanan tombol Aplikasi Kemboja Sari, tanggal 10 Oktober 2019.

Dijelaskannya, aplikasi tersebut merupakan aplikasi pelayanan akta kematian online, serta dokumen yang telah diterbitkan akan disampaikan atau dikirimkan langsung ke lokasi pemohon. Diciptakanya inovasi aplikasi ini, untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan dokumen kependudukan khususnya akta kematian secara online. Untuk itu, Wali Kota Sukabumi mengucap syukur, karena Kota Sukabumi menjadi kota teraktif melaksanakan kegiatan dan pembuatan dokumen kependudukan, terutama akta kematian dengan mudah dan cepat.

Dikatakannya, akta kematian sebagai salah satu dokumen kependudukan yang dinilai sangat penting. Oleh karenanya Wali Kota Sukabumi mengharapkan, dengan adanya Aplikasi Kemboja Sari Disdukcapil Kota Sukabumi ini, bisa mendukung terhadap pencapaian data kependudukan di Kota Sukabumi. Untuk itu, inovasi ini harus terus didukung oleh semua pihak.

Dikatakan pula, berdasarkan data yang dihimpun dari DKB (Data Konsolidasi Bersih), data jumlah penduduk Kota Sukabumi Semester 1 Tahun 2019, yang sudah dibersihkan oleh Kementerian Dalam Negeri RI sebanyak 348.131 jiwa, yang terdiri dari Laki-Laki 175.044 jiwa dan Perempuan 173.087 jiwa.

Selain itu juga dikatakan tentang penerbitan KK (Kartu Keluarga) di Kota Sukabumi, yakni sebanyak 104.381 jiwa sudah memiliki KK atau sebanyak 98,54 persen dari 105.927 Kepala Keluarga. Selanjutnya KTP-el (Kartu Tanda Penduuk elekronik), dari sebanyak 245.288 wajib KTP, yang sudah memiliki KTP-el sebanyak 243.070 jiwa atau sebanyak 99 persen. Kemudian penerbitan Kutipan Akta Kelahiran bagi anak usia 0 sampai dengan 18 tahun, sebanyak 119.941 jiwa sudah memiliki Akta Kalahiran atau sebanyak 96,25 persen dari 115.447 jiwa. (Sumber Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Sukabumi).

Leave a Reply