MAJELIS TAKLIM AT’TAIB DAN YAYASAN MISBAHUL AULAD MELAKSANAKAN KHITANAN MASSAL

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Majelis Taklim At’taib dan Yayasan Misbahul Aulad yang beralamat di Jalan Pajagalan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warodoyong, Kota Sukabumi, melaksanakan khitanan massal, santunan kepada anak yatim dan dhuafa serta donor darah, baru-baru ini.

Santunan kepada anak yatim dan dhuafa serta cindera mata berupa Ikan Koi kepada anak-anak yang dikhitan ini, diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H., dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Dida Sembada, M.M., didampingi Pengurus Majelis Taklim At’taib dan Yayasan Misbahul Aulad.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Sukabumi menjelaskan, Majelis Taklim At’taib dan Yayasan Misbahul Aulad ini sudah 3 kali melaksanakan khitanan massal, yang pesertanya tidak hanya dari Kota Sukabumi saja, tapi juga dari Kabupaten Sukabumi. Adapun jumlah anak yang dikhitan mencapai 100 orang, serta santunan kepada anak yatim dan dhuafa mencapai 200 orang.

Untuk itu, Wali Kota Sukabumi atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pengurus Majelis Taklim At’taib dan Yayasan Misbahul Aulad, yang telah melaksanakan khitanan massal, santunan kepada anak yatim dan dhuafa serta donor darah. Diharapkannya, kegiatan ini agar dilaksanakan secara rutin, karena sangat positif dan besar manfaatnya, yakni dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Wali Kota Sukabumi mengatakan, khitanan menjadi syi’ar agama dan ada nilai kesehatan dalam proses khitanan. Selain itu Wali Kota juga mengajak kepada segenap lapisan masyarakat, untuk bersama-sama mengantarkan anak-anak, baik dari sisi akidah maupun dari akhlak dan ibadah, supaya kelak menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah serta memiliki akhlakul karimah yang baik. Selanjutnya Wali Kota mengajak kepada segenap lapisan masyarakat, agar bersama-sama meramaikan madrasah diniyah, sebagai sarana unuk membentuk karaktter anak-anak yang baik. (Sumber Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Sukabumi).

Leave a Reply