SEMUA ELEMEN MASYARAKAT AGAR BERSAMA-SAMA MEMBANGUN KOTA SUKABUMI

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, didampingi Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Hj. Fitri Hayati Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., mengharapkan kepada semua elemen masyarakat, agar bersama-sama melangkah dan tidak ada seorangpun yang tertinggal di belakang, dengan bergandengan tangan membangun Kota Sukabumi ke arah yang lebih baik lagi, dengan semangat yang baik, dilandasi dengan pikiran, ucapan dan perilaku yang terpuji. Karena dengan hal tersebut, berbagai masalah dan pembangunan dapat diatasi dan dituntaskan dengan baik secara bersama-sama.

Harapan Wali Kota Sukabumi tersebut, disampaikan saat mencanangkan sekaliguas membuka secara resmi Rakor (Rapat Koordinasi) Kesatuan Gerak PKK KKBPK-KES (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana, Pembangunan Keluarga dan Kesehatan) Tingkat Kota Sukabumi, tanggal 21 Oktober 2019, di Ruangan Pertemuan Sekretariat TP PKK Kota Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi menjelaskan, dilaksanakannya Rakor Kesatuan Gerak PKK KKBPK-KES ini, untuk meningkatkan cakupan layanan kesehatan, melalui kolaborasi dengan semua elemen masyarakat. Karena pembangunan di bidang kesehatan tidak bisa dilakukan oleh satu elemen saja, tapi membutuhkan dukungan, bantuan dan peran semua pihak. Misalnya dalam mencapai target ODF (Open Defecation Free) 100 persen di setiap wilayah.

Dikatakannya, Kesatuan Gerak PKK KKBPK-KES ini/ merupakan salah satu wadah bagi kaum wanita, untuk mengekspresikan cita-cita, harapan, kemampuan dan tanggungjawab, dalam membangun sekaligus meningkatkan kualitas keluarga dan masyarakat ke arah yang lebih baik lagi dalam berbagai bidang.

Selain itu Wali Kota Sukabumi juga mengharapkan, seluruh elemen masyarakat khususnya kaum wanita yang tergabung dalam wadah PKK, agar dapat berperan lebih aktif bersama-sama dengan unsur pemerintah dan berbagai elemen masyarakat lainnya, terutama dalam menyukseskan pemberdayaan kesejahteraan keluarga, kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan kesehatan.

Leave a Reply