DENGAN ADANYA MOCI KPU DAPAT MENINGKATKAN KUALITAS DEMOKRASI

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi mengharapkan, dengan adanya Moci Moci (Mobil Cedas Demokrasi) KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Sukabumi, dapat meningkatkan kualitas demokrasi di Kota Sukabumi, yang ditandai dengan naiknya tingkat partisipasi pemilih dalam setiap pesta demokrasi, baik pada Pilkada maupun pada Pemilu DPR dan Presiden. Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa mendukung terhadap naiknya kualitas demokrasi di Kota Sukabumi.

Harapan tersebut disampaikan saat meresmikan Moci KPU Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 3 November 2019, di depan Balai Kota Sukabumi. Hadir pada kesempatan tersebut, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan instansi terkait, serta para tamu undangan lainnya.

Dikatakannya, setelah pelaksanaan Pemilu DPR dan Presiden, tugas KPU dianggap selesai. Namun kerja dan kinerja KPU harus ditingkatkan dari waktu ke waktu. Dikatakan pula, dengan adanya Moci KPU ini, hal tersebut dapat direalisasikan dengan baik dan optimal, supaya Kota Sukabumi dapat menjadi bagian penyelenggaraan Pemilu dengan persentase terbesar di Jawa Barat. Disamping itu juga dikatakan, saat ini cikal bakalnya di Kota Sukabumi sudah terlihat, sebab ada TPS yang menjadi persentase pemilihnya terbanyak se Jawa Barat, serta mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Barat.

Diharapkannya, dengan adanya Moci KPU Kota Sukabumi ini dapat meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dari sekarang, sehingga masyarakat mengetahui tugas KPU, yakni menyiiapkan Pemilu periode berikutnya. Selain itu, masyarakat juga mendapat informasi dan penyadaran tentang pentingnya peran masyarakat dalam Pemilu. Selanjutnya KPU juga dapat menginspirasi masyarakat, untuk menghadirkan dan mewujudkan Pemilu yang santun dan saling menghargai.

Wali Kota Sukabumi menjelaskan, berdasarkan informasi dari KPU Kota Sukabumi, Moci KPU ini merupakan mobil untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, guna meningkatkan partisipasi pemilih, baik secara kualitas maupun secara kuantitas dalam seluruh proses penyelenggaraan Pemilu. Disamping itu, juga dapat menjadi pusat informasi tentang kepemiluan kedua, setelah Rumah Pintar Pemilu.

Leave a Reply