DINAS KOPERASI, UKM, PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN GUNAKAN DBHCHT BANTU UKM

Reporter/Redaktur/Editor : RIKSAN SATYAPRAWIRA

Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2019 yang dikelola oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kota Sukabumi dimanfaatkan salah satunya untuk membantu para pelaku UKM mendapatkan sertifikat halal.

Menurut Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian, Yadi Erlangga, hal ini dilakukan karena selama ini para pelaku UKM yang hendak mengurus sertifikat halal terkendala dana. Pengurusan sertifikat halal membutuhkan dana 3 juta Rupiah. Sehingga pihaknya membantu baik dari segi pendanaan maupun prosedur.

Diharapkannya, karena sertifikat halal, merupakan sesuatu yang wajib dan penting dimiliki oleh pelaku UKM, setelah mendapatkan sertifikat tersebut usaha UKM dapat lebih berkembang dan maju.

Pelaku UKM yang dibantu oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian mencapai 20 pelaku UKM yang memproduksi produk pangan non daging.

Sertifikat halal sendiri sejak 17 Oktober 2019, mulai diwajibkan kepada produk barang atau jasa yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia. Kewajiban ini sesuai dengan Undang – undang nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Leave a Reply