MUSEUM KI PAHARE MENYELENGGARAKAN DISKUSI PRA UPACARA ADAT NGUKULUAN SANGHYANG

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Museum Ki Pahare Kecamatan Baros Kota Sukabumi, menyelenggarakan Diskusi Pra Upacara Adat Ngukuluan Sanghyang Ngawangkong Budaya Bareng dengan Pemerhati Seni dan Budaya, Budi Dalton, dan nara sumber Pengamat Budaya Jawa Barat, Mantan Kapolda Jabar, Anton Charliyan, di Museum Kipahare, tepatnya tanggal 12 November 2019.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H., Camat Baros, Dra. Yunita Nusmeri Sitepu, M.M., para penggiat seni dan budaya, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi mengharapkan, kehadiran Museum Kipahare bisa dirasakan oleh pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam menggali dan mengenalkan seni dan budaya Sunda, terutama yang ada di Kota Sukabumi.

Selain itu, para penggiat seni dan budaya yang ada di Museum Ki Pahare, diharapkan bisa terus berkolaborasi dengan pemerintah, sehingga Museum Ki Pahare ini bisa membangkitkan seni dan budaya Sunda.

Selanjutnya Wakil Wali Kota Sukabumi mengatakan, Pemerintah Kota Sukabumi sangat mendukung Kecamatan Baros menjadi tempat wisata seni dan budaya. Apalagi Kecamatan Baros ini memiliki sejarah, khususnya dalam melahirkan para penggiat seni dan budaya Sunda.

Sementara Kepala Museum Ki Pahare Kota Sukabumi, Sandi Samba Wijaya menjelaskan, dilaksanalannya kegiatan ini merupakan hasil revitalisasi yang sudah secara rutin dilaksanakan setiap tahun. Diharapkannya, generasi penerus bisa melestarikan tradisi, seni, budaya dan adat Sunda, sehingga keberadaannya bisa dipertahankan dan dikembangkan, serta generasi mendatang bisa mengetahui kearifan lokal yang sudah dilaksanakan oleh para leluhurnya.

Diharapkan pula, berbagai kegiatan upacara adat yang dilaksanakan Museum Ki Pahare, bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke Kecamatan Baros Kota Sukabumi, baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Disamping itu juga diungkapkan, setelah didirikannya Museum Ki Pahare, sudah banyak wisatawan yang datang ke Museum Ki Pahare, baik dari Asia maupun dari Eropa, untuk mengetahui peninggalan sejarah Sunda, serta ada yang ingin mengetahui lebih dalam tentang sejarah Sunda, termasuk seni, budaya dan adat Sunda.

Leave a Reply