MERANGKAI CINTA BERBUAH SURGA

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

“Merangkai Cinta Berbuah Surga”. Demikian tema yang diangkat dalam acara Ngobrol Manfaat Kajian Keluarga dan Pengasuhan Anak, di Masjid Agung Kota Sukabumi, hari Minggu, 17 November 2019, dengan menghadirkan Pembicara Pakar Parenting dan Penulis Buku Best Seller “Kupinang Kau dengan Hamdallah”, “Segenggam Iman Anak Kita”, Ustadz Muhammad Fauzil Adhim. Pada kesempatan tersebut hadir Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hj. Fitri Hayati Fahmi, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), instansi dan lembaga terkait, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi mengajak kepada seluruh peserta Ngobrol Manfaat Kajian Keluarga dan Pengasuhan Anak, agar senantisa menjaga dan mengawal keluarga dengan baik, supaya menjadi keluarga yang beradab dan diridhoi oleh Alloh SWT. Selanjutnya Wali Kota Sukabumi mengharapkan, melalui acara ini, seluruh peserta dapat menambah ilmu dan wawasan serta lebih memahami tentang parenting, untuk direalisasikan dan diterapkan dalam keluarga, serta sebagai bekal bagi yang akan berkeluarga, sehingga dapat menciptakan dan membangun keluarga yang bahagia lahir dan batin. Selain itu, juga dapat melahirkan keluarga terbaik dan penuh cinta, untuk mendukung dan mendorong sekaligus mencapai Visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi yang Renyah (Religius, Nyaman dan Sejahtera).

Dikatakannya, setiap ayah dan ibu akan senantiasa berupaya optimal membimbing, membina dan mendidik yang terbaik kepada anak-anaknya, untuk membentuk keluarga yang bahagia dan penuh cinta, dengan landasan kaidah agama. Dikatakan pula, Pemerintah Kota Sukabumi melalui P2TP2K (Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak) Kota Sukabumi, pada akhir tahun ini akan meluncurkan program curhat online, untuk mendorong keluarga harmonis, yang akan ditangani oleh akhlinya. Maksud dan tujuannya, supaya masyarakat tidak curhat di medsos.

Dijelaskannya, upaya ini untuk menghadapi tantangan masalah anak, seperti kecanduan terhadap game online di HP atau gawai. Karena berdasarkan data dari LK3S (Lembaga Konsultasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial), di Sukabumi terdapat 38 anak yang bermasalah kecanduan game di gawai. Hal tersebut menunjukkan, bahwa anak lebih senang dan nyaman ngobrol dengan HP, dibanding dengan orang tuanya. Berkaitan dengan hal tersebut, ke depan hubungan antara orang tua dengan anak harus lebih ditingkatkan, untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan keluarga dari pengaruh perkembangan zaman.

Leave a Reply