WALI KOTA SUKABUMI MENDAPAT PENGHARGAAN SEBAGAI WALI KOTA ENTREPRENEUR AWARD 2019

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, mendapat penghargaan sebagai Wali Kota Entrepreneur Award 2019, kategori kesehatan dan perdagangan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan, Suhajar Diantoro dan Founder and Chairman MarkPlus, Inc., Hermawan Kertajaya, pada acara Regional Leader Entrepreneur Award 2019, di Ballroom 1C, Ritz Carlton Pacific Place, Komplek SCBD Jakarta, tanggal 4 Desember 2019, yang digagas oleh MarkPlus,Inc. Sedangkan penjuriannya dilakukan Philip Kotler Center for ASEAN Marketing, dengan mengacu pada penilaian kinerja yang bersangkutan oleh Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri).

Penghargaan tersebut diberikan kepada para Kepala Daerah, yakni Bupati, Wali Kota dan Gubernur, yang didukung oleh APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia), APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia), serta APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia).

Dalam kesemptan tersebut, Founder and Chairman MarkPlus, Inc., Hermawan Kertajaya menjelaskan, apresiasi ini diberikan kepada para Kepala Daerah, yang berkomitmen memajukan daerahnya melalui 3 karakter, yakni inovasi, kreativitas dan entrepreneurship. Dijelaskan pula, penetapan para kepala daerah tersebut, dilakukan setelah dilaksanakan penjurian yang panjang, serta melalui audiensi langsung dengan Dirjen Otda (Direktur Jenderal Otonomi Daerah) dan klarifikasi dengan Tim Ditjen (Direktorat Jenderal) Otda.

Sementara Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, mengatakan bersyukur atas didapatnya penghargaan ini,/ serta akan menjadi pemacu dan motivasi untuk terus membangun Kota Sukabumi ke arah yang lebih baik lagi dalam berbagai bidang, berkolaborasi dengan berbagai pihak. Dijelaskannya, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama semua pihak, dalam membangun Kota Sukabumi khususnya di bidang kesehatan dan perdagangan.

Adapun pembangunan dan pelayanan di bidang kesehatan, Pemerintah Kota Sukabumi menggulirkan program Home Care, Ambulans SIGAP (Siap Ikhlas Segera Antar Jemput Pasien) 24 jam, Rumah Singgah di Bandung, dan Puskesmas Klinik Sore yang buka hingga malam hari. Sedangkan di bidang perdagangan, Pemerintah Kota Sukabumi menggulirkan program Sukabumi Kece (Kelurahan Entrepreneurship Center), untuk mendorong lahirnya para wirausaha baru. Dijelaskan pula, Pemerintah Kota Sukabumi beserta seluruh instansi terkait, akan terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Sumber Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Sukabumi).

Leave a Reply