MASALAH UJARAN KEBENCIAN DAN BERITA HOAKS JADI PERHATIAN PEMERINTAH KOTA SUKABUMI

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Dida Sembada, M.M. menandaskan, masalah ujaran kebencian dan berita hoaks yang saat ini sering muncul di Medsos (Media Sosial), jadi perhatian Pemerintah Kota Sukabumi, serta penyebarannya harus ditekan dan diantisipasi.

Penandasan tersebut disampaikan saat membuka Penyuluhan Hukum Tingkat Kota Sukabumi, 16 Desember 2019, yang diikuti oleh ASN (Aparatur Sipil Negara) dan Mahasiswa, dengan mengambil tema Pencegahan Ujaran Kebencian dan Penyebaran Hoaks.

Penyuluhan Hukum yang dilaksanakan Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi ini, dihadiri Asisten Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M., serta menghadirkan sejumlah pembicara, diantaranya dari Pengadilan Negeri Sukabumi.

Dikatakannya, penyuluhan hukum ini sangat positif di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini, salah satunya medsos. Selain itu juga sangat relevan dengan persoalan kekinian, terutama dalam upaya pencegahan ujaran kebencian dan berita hoaks. Dikatakan pula, saat ini sangat sulit membedakan, mana berita yang benar dan mana yang masuk kriteria ujaran kebencian dan berita hoaks.

Untuk itu Sekretaris Daerah Kota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya penyuluhan hukum ini, para ASN dan Mahasiswa dapat memahami konsekuensi hukum, serta dapat menghindari dan tidak menyebarkan ujaran kebencian dan berita hoaks.

Sementara pembicara dari Pengadilan Negeri Sukabumi, Dian Fhebrian menjelaskan, masalah ujaran kebencian dan berita hoaks diatur dalam sejumlah ketentuan, terutama dalam KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) dan Undang-Undang tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik).

Leave a Reply