DISKOP UKM PP MANFAATKAN DBHCHT ANGKAT POTENSI UMKM

Reporter/Redaktur/Editor : RIKSAN SATYAPRAWIRA

Semakin meningkatnya keinginan masyarakat untuk mengkonsumsi produk atau jasa yang terjamin kehalalannya, merupakan salah satu hal yang harus disikapi oleh para pelaku UMKM, dengan mendapatkan sertifikasi halal. Selain itu, dengan memiliki sertifikasi halal membuka potensi jaringan pemasaran lebih luas untuk para UMKM, karena saat ini beberapa negara seperti Malaysia, dapat menjual produk mereka di negara – negara Timur Tengah karena terjamin kehalalannya.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kota Sukabumi, Yadi M Erlangga, dalam acara talkshow yang disiarkan Radio Swara Perintis 93.1 FM, pada hari Selasa, 17 Desember 2019.

Dijelaskan lebih lanjut, Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian melakukan fasilitasi bagi UMKM yang ingin memiliki sertifikat halal. Sejak tahun lalu hingga saat ini telah ada 166 UMKM yang difasilitasi mendapatkan sertifikat halal. Fasilitasi ini dilakukan karena pengurusan sertifikat halal membutuhkan biaya, sehingga dalam upaya memberdayakan potensi UMKM, dilakukan fasilitasi oleh Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian, untuk meringankan beban para pelaku UMKM dalam mengurus dan mendapatkan sertifikat halal. Fasilitasi ini salah satunya dilakukan dengan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang UMKM dan Koperasi Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian, Sulaeman, menjelaskan bahwa salah satu isu krusial pada UMKM adalah permodalan. Ia menjelaskan pihak Dinas juga dapat melakukan fasilitasi permodalan bagi UMKM dengan memanfaatkan program Pemerintah Pusat ataupun menghubungkan mereka dengan pihak bank maupun koperasi. Selain itu, mengangkat potensi UMKM di Kota Sukabumi juga dilakukan melalui program inovasi Wali Kota – Wakil Wali Kota yakni Sukabumi Kece (Kelurahan Enterpreneurship Center).

Leave a Reply