MASALAH REFORMASI BIROKRASI MENJADI PERHATIAN SERIUS PEMERINTAH KOTA SUKABUMI

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Untuk meningkatkan pelayanan publik, masalah reformasi birokrasi menjadi salah satu perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Diantaranya dengan meningkatkan kualitas SDA (Sumber Daya Aparatur) yang tangkas dan profesional, dalam melakukan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Dida Sembada, M.M. dan Asisten Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M., pada Koordinasi Penataan Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Sukabumi, yang dilaksanakan oleh Bagian Organisasi Setda Kota Sukabumi, 19 Desember 2019, di Hotel Marbella Kota Bandung.

Dikatakannya, semangat reformasi birokrasi yakni dyanamic government atau pemerintahan yang dinamis, membutuhkan aparatur yang dinamis, tangkas dan profesional. Sebab untuk memberikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, membutuhkan aparatur yang memiliki sifat-sifat profesionalitas, ketangkasan dan dinamis dalam bekerja.

Dikatkan pula, kebijakan tersebut sejalan dengan yang disampaikan oleh Presiden, bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus berbasiskan pelayanan yang baik dan diawali dengan reformasi birokrasi. Hal tersebut tidak mungkin bisa berjalan sendiri, karena memerlukan kolaborasi dengan yang lainnya. Terlebih di Kota Sukabumi ada Tim Reformasi Birokrasi, yang salah satu tugasnya menyatukan kebersamaan dan kekuatan potensi yang dimiliki.

Selain itu, seluruh aparatur harus mampu menjawab ekspektasi masyarakat, melalui peningkatan kualitas pelayanan, dan melakukan kolaborasi yang mengendepankan konsep Pentahelix ABCGM, yaknik Akademisi, Bisnis, Comunitas, Government dan Media), serta melakukan komunikasi yang lebih luas termasuk hadir di tengah-tengah masyarakat.

Sebab hadirnya pemerintah untuk memberikan dukungan dan jawaban terhadap setiap masalah yang muncul di masyarakat. Oleh karenanya, setiap aparatur harus memaksimalkan kemampuan dan potensi, termasuk prestasi dan berkolaborasi dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah yang muncul. (Sumber Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Sukabumi).

Leave a Reply