MENDONGENG MERUPAKAN SALAH SATU MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Mendongeng merupakan salah satu media pendidikan karakter anak, sekaligus sebagai sarana membangun hubungan emosional antara orang tua dengan anak. Demikian disampaikan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, pada acara Indonesia Mendongeng 7 bagi para santri TPQ (Tempat Pendidikan Qur’an), di Aula Kampus UMMI (Universitas Muhammadiyah) Sukabumi, 25 Desember 2019, yang digagas oleh Relawan Rumah Zakat dan Prodi Sastra Inggris UMMI.

Dijelaskannya, pemerintah saat ini tengah menggalakkan pendidikan karakter, di mana transformasi keilmuannya bukan hanya sebatas pada lembaga pendidikan saja, tapi yang utama transformasi pendidikannya dari ayah dan ibunya. Sebab sejatinya pendidikan termasuk pendidikan karakter, bukan tugas utama lembaga pendidikan, tapi tugas ayah dan ibunya.

Adapun salah satu cara yang efektif dalam melakukan pendidikan karakter, diantaranya melalui media mendongeng. Sebab ironisnya ada anak-anak yang memiliki cita-cita ingin menjadi seperti Doraemon dan Kapten Amerika. Hal tersebut terjadi, karena mereka mendapatkan pendidikan dan menonton salah satu media.

Padahal pada zaman dahulu, ayah dan ibu sering kali mendongeng u untuk anak-anaknya, seperti cerita anak kancil dan buaya serta yang lainnya. Selain itu, dengan mendongeng dapat membangun hubungan emosional antara orang tua dan anak.

Namun sekarang, hubungan anak dengan orang tua semakin berkurang, karena orang tuanya sangat jarang bahkan tidak pernah mendongeng. Untuk itu, orang tua jangan menyalahkan anak apabila perilakunya kurang baik, karena orang tuanya belum mendidik atau tidak mendidik anaknya dengan baik.

Oleh karenanya, Pemerintah Kota Sukabumi sangat mendukung sekaligus membangkitkan kegiatan mendongeng, sebagai bagian membangun dan mendidik karakter anak terbaik. Sebab pendidikan karakter anak terbaik, salah satunya melalui media mendongeng.

Leave a Reply