KEBERADAAN TOSERBA DAN KANTIN GURU MERUPAKAN BAGIAN DARI GERAKAN PENUMBUHAN WIRAUSAHA

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Keberadaan Toserba (Toko Serba Ada) dan Kantin Guru, merupakan bagian dari gerakan penumbuhan wirausaha atau entrepreneurship. Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H., saat menghadiri syukuran grand opening Toserba Arzaqina Store dan peresmian Kantin Guru Pontren (Pondok Pesantren) Assobariyyah, 29 Januari 2020, di pendopo dan halaman Pontren Assobariyyah, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, yang ditandai dengan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng.

Selain itu, menurut Wakil Wali Kota Sukabumi, juga  merupakan bagian dari program Opop (One Pesantren One Product), yang di Jawa Barat ditargetkan melibatkan sebanyak 1.000 lebih Pontren. Dikatakannya, melalui program ini, para santri bisa belajar mengaji dan dilatih untuk menjadi pelaku usaha atau entrepreneurship.

Dikatakan pula, Pontren di Kota Sukabumi memiliki potensi besar untuk mandiri secara ekonomi. Namun untuk mewujudkannya memerlukan pendampingan usaha, dari mulai penggalian potensi hingga pemasarannya.

Selanjutnya Wakil Wali Kota Sukabumi mengharapkan, dari lingkungan Pontren tumbuh para pelaku usaha baru, yang mampu menggerakan roda perekonomian di Kota Sukabumi. Disamping itu, Pontren juga harus terus didorong, supaya bisa mandiri dengan memberdayakan sumber daya yang dimilikinya. Sebagai salah satu contohnya, Pontren Assobariyyah dengan mendirikan Toserba dan Kantin Guru.

Dijelaskannya, Pemerintah Kota Sukabumi juga terus berupaya optimal membentuk dan menumbuhkan para pelaku usaha baru, diantaranya dengan menggulitkan program unggulan Sukabumi Kece (Kelurahan Entrepreneurship Center).

Leave a Reply