KUNKER DAN AUDENSI KEMENKUMHAM KANWIL JAWA BARAT KE PEMERINTAH KOTA SUKABUMI

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, menyambut dan menerima kedatangan rombongan Kunker (Kunjungan Kerja) dan Audensi Kemenkumham (Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia) Kanwil (Kantor Wilayah) Jawa Barat ke Pemerintah Kota Sukabumi, yang dipimpin langsung oleh Kepala Kemenkumham Kanwil Jawa Barat, Liberti Sitinjak, 19 Februari 2020, di Ruangan Utama Balai Kota Sukabumi.

Pada kesempatan tersebut hadir Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Dida Sembada, M.M., Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Asep L. Sukmana, S.H., M.Si., Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Hj. Lulu Muliasari, S.H., serta para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan instansi terkait lainnya.

Seperti ditandaskan Wali Kota Sukabumi, berbagai produk hukum yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, bisa menjadi aturan dan tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi. Ditandaskan pula, pertemuan ini sangat positif dan besar manfaatnya, khususnya dalam kerangka memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Sukabumi dengan Kemenkumham Kanwil Jawa Barat, dalam menyusun dan menyempurnakan produk hukum daerah seperti Perda (Peraturan Daerah).

Selain itu Wali Kota mengharapkan, berbagai kerja sama yang telah terjalin seperti dengan Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi dan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas 2 B Nyomplong Sukabumi, dapat terus dijalin dan ditingkatkan dari waktu ke waktu, khususnya dalam membangun Kota Sukabumi ke arah yang lebih baik lagi.

Dikatakannya, kerja sama ini sangat penting dilakukan, untuk menghadapi percepatan pembangunan infrastruktur di Sukabumi, yakni pembangunan Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi), pembangunan double track atau jalur ganda Kereta Api Bogor-Sukabumi, dan pembangunan Bandara Perintis Sukabumi, yang akan mendatangkan masyarakat dari luar Sukabumi dan sangat perlu diantisipasi. Sebab ketika ada yang datang ke Sukabumi, bukan hanya uang yang dibawa, tapi juga karakter dan perilaku budaya. Selanjutnya Wali Kota mengharapkan, dengan dilaksanakannya percepatan pembangunan infrastriktur di Sukabumi, agar dibuat aturan supaya tidak terjadi kesemrawutan di Sukabumi.

Leave a Reply