PEMERINTAH KOTA SUKABUMI SEDANG MENGGODOK APLIKASI CURHAT ONLINE

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Seperti ditandaskan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, Pemerintah Kota Sukabumi saat ini sedang menggodok Aplikasi Curhat Online atau Curhat Keliling yang diberi nama Sobat Sukabumi, untuk membantu dan menampung keluhan masyarakat yang mengalami masalah keluarga, sosial dan ekonomi. Selain itu, juga untuk menunjukkan pemerintah hadir di tengah masyarakat, melalui layanan curhat online dalam bentuk chatting atau berkomunikasi dengan konselor atau konsultan yang ditunjuk oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Sebab ada kewajiban pemerintah, untuk memberikan rasa aman dan nyaman, termasuk menerima masukan dan harapan serta keluhan masyarakat.

Ditandaskan pula, akan diterapkannya Aplikasi Curhat Online atau Curhat Keliling tersebut, karena Pemerintah Kota Sukabumi memiliki keterbatasan untuk bertemu secara langsung dengan setiap masyarakat yang mengalami masalah dalam keluarga, termasuk dalam membantu dan menampung keluhan, masukan dan harapan masyarakat, Untuk itu dibutuhkan pelibatan teknologi yang bisa dioptimalkan, karena masalah sosial semakin meningkat.

Diharapkannya, Aplikasi Curhat Online atau Curhat Keliling tersebut, dapat membantu dan memudahkan masyarakat dalam menyampaikan keluhan sekaligus mendapatkan saran, masukan dan solusi dari konselor atau konsultan yang dianggap layak memberikan saran, masukan dan solusi. Karena para konselor atau konsultan tersebut bisa berasal dari psikolog, ketahanan keluarga, keagamaan dan yang lainnya.

Wali Kota Sukabumi menjelaskan, Aplikasi Curhat Online atau Curhat Keliling yang diberi nama Sobat Sukabumi ini, untuk melengkapi kanal atau saluran serupa, yakni Aplikasi Super (Sukabumi Participatory Responder). Namun Aplikasi Super lebih dititikberatkan untuk menampung aspirasi dan keluahan masyarakat terkait pelayanan pemerintah. Sedangkan Aplikasi Curhat Online atau Curhat Keliling, lebih dititikberatkan untuk menampung keluhan masyarakat yang mengalami masalah dalam keluarga, sosial dan ekonomi.

One Response

  1. Anggi dermawan 7 Mei, 2020 Reply

Leave a Reply