PEMPROV JAWA BARAT MENYERAHKAN BANTUAN SARANA PERTANIAN KEPADA PONTREN DZIKIR ALFATH

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jawa Barat menyerahkan bantuan sarana pertanian kepada Pontren (Pondok Pesantren) Dzikir Alfath Kota Sukabumi, untuk mewujudkan program Santri Tani Milenial. Disamping itu, juga dilaksanakan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) atau nota kesepahaman kerja sama pelatihan, serta sosialisasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri, antara Pontren Dzikir Alfath Kota Sukabumi dengan BLKN (Balai Latihan Kerja Nasional) Maju Bersama, tepatnya tanggal 1 Maret 2020, di Pontren Dzikir Alfath Kota Sukabumi.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, beserta para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait, Pimpinan Pontren Dzikir Alfath, K.H. Fajar Laksana, dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wali Kota Sukabumi menjelaskan, kegiatan ini dapat menjadikan para santri tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman. Dikatakannya, bantuan sarana pertanian yang diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Pontren Dzikir Alfath Kota Sukabumi akan sangat bermanafat, khususnya dalam meningkatkan dan mengembangkan inovasi sekaligus mendorong serta meningkatkan dan mengembangkan umat.

Dikatakan pula, yang dibutuhkan saat ini bukan hanya ijazah saja,
tapi juga skill dan kompetensi serta attitude atau sikap mau bekerja keras. Oleh karenanya, segenap lapisan masyarakat termasuk para santri tidak perlu khawatir dengan masa depan, apabila  telah menyiapkan diri dengan skill dan kompetensi yang terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Selanjutnya dikatakan, Pemerintah Kota dan Kabupaten serta Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat menyiapkan program robotic government, dimana PNS (Pegawai Negeri Sipil) akan semakin berkurang. Untuk itu, Wali Kota Sukabumi sangat menyambut baik atas dilaksanakannya pelatihan oleh Pontren Dzikir Alfath ini.

Selain itu, Wali Kota juga menyambut baik atas dilaksanakannya program Santri Tani Milenial, yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sebab melalui program tersebut, para santri dapat mandiri, serta bukan hanya sekedar menguasai bahasa arab dan membaca kitab saja, tapi memiliki kemampuan dalam teknologi. Wali Kota mengharapkan, Pontren Dzikir Alfath Kota Sukabumi dapat menjadi percontohan dalam mewujudkan dan mengembangkan Santri Tani Milenial.

Leave a Reply