SEBANYAK 1.550 ORANG PESERTA DIDIK SIP SETUKPA LEMDIKLAT POLRI SUKABUMI MENGIKUTI KIRAB

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Kendati wilayah Kota Sukabumi diguyur hujan, namun tidak menyurutkan semangat sebanyak 1.550 orang peserta didik SIP (Sekolah Inspektur Polisi) Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi Angkatan 49 Tahun 2020, mengikuti kirab dari Lapangan Merdeka Kota Sukabumi menyusuri sejumlah ruas jalan di Kota Sukabumi yang berakhir di Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, tepatnya tanggal 4 Maret 2020. Kegiatan kirab tersebut, merupakan bagian dari tradisi penerimaan peserta didik SIP Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, sebagai warga Kota Sukabumi.

Adapun yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, sekaligus melepas kirab tersebut, bersama Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Brigjen Polisi Agus Suryatno, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Wisnu Prabowo, dan unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi lainnya.

Wali Kota Sukabumi dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan kirab penerimaan siswa SIP Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi sebagai warga Kota Sukabumi ini, merupakan tradisi yang sudah dilakukan dari tahun ke tahun. Hal ini memiliki arti penting, khususnya dalam upaya mempertahankan nilai-nilai budaya yang berkembang di masyarakat.

Selain itu, kirab ini juga memberikan pelajaran, bahwa sebagai pendatang dituntut untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan dan adat istiadat daerah setempat. Terutama keberagaman latar belakang suku, agama dan adat istiadat dari para siswa SIP Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, yang merupakan cerminan dari keberagaman bangsa Indonesia.

Dikatakannya, Pemerintah Kota Sukabumi menyambut baik atas kehadiran para siswa SIP Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi ini, seraya mengharapkan, agar keberadaan mereka mampu meningkatkan solidaritas, persatuan dan kesatuan, serta kondusifitas wilayah Kota Sukabumi. Karena dengan hal tersebut, dapat mendukung terhadap upaya pencapaian visi dan misi Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi yang Renyah (Religius, Nyaman dan Sejahtera).

Leave a Reply