PENGELOLAAN ZAKAT FITRAH TAHUN 1441 HIJRIYAH DI KOTA SUKABUMI

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Pengelolaan Zakat Fitrah Tahun 1441 Hijriyah, di Kota Sukabumi sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014, tentang Pengelolaan Zakat Fitrah, serta hasil kesepakatan bersama  MUI (Majelis Ulama Indonesia), Pemerintah Daerah dan Pengusaha Beras. Adapun Zakat Fitrah Tahun 1441 Hijriyah di Kota Sukabumi, menurut Ketua Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Sukabumi, Ir. H. Fifi Kusumajaya, M.M., yakni 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras atau dengan uang Rp. 30 ribu, ditambah Infak Romadhon Rp. 2 ribu, sehingga totalnya menjadi Rp. 32 ribu per jiwa.

Sedangkan pendistribusian Zakat Fitrah di Kota Sukabumi Tahun 1441 Hijriyah, antara lain sebesar 75 persen dibagikan langsung kepada mustahik, dengan fous fakir miskin dan yang terdampak pandemi Virus Corona atau Covid-19. Selanjutnya 12,5 persen hak Amilin, dibagikan kepada Amilin Tingkat RW sebesar 7,5 persen, Amilin Tingkat Kelurahan 3 persen, dan Amilin Tingkat Kecamatan 2 persen, serta 12,5 hak Muallaf, disetorkan ke Baznas Kota Sukabumi, untuk selanjutnya disalurkan melalui MCB (Muallaf Center Baznas). Kemudian Infak Romadhon Rp. 2 ribu, seluruhnya disetorkan ke Baznas Kota Sukabumi.

Ketua Baznas Kota Sukabumi menandaskan, pengelolaan, pengumpulan dan pendistribusian Zakat Fitrah ini, paling lambat sebelum Sholat Idul Fitri, serta penyetoran administrasi paling lambat tanggal 23 Mei 2020, sudah diterima di Kantor Baznas Kota Sukabumi, melalui UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Kelurahan dan UPZ Kecamatan.

Ketua Baznas Kota Sukabumi mengharapkan, pengelolaan, pengumpulan dan pendistribusian Zakat Fitrah tersebut, agar dilaksanakan dengan tekad Lillahi Ta’ala, selaras dengan ketentuan syariah, serta peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, juga agar bersama-sama mewujudkan Baznas Kota Sukabumi yang amanah, menyucikan dan menyejahterakan, serta Kota Sukabumi yang Renyah (Religius, Nyaman dan Sejahtera).

Leave a Reply