KOTA SUKABUMI TIDAK MEMPERPANJANG PSBB

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Kota Sukabumi tidak memperpanjang PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, mengungkapkan hasil evaluasi PSBB yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kota Sukabumi masuk dalam kategori level 2 atgau zona biru. Karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat membagi daerah ke dalam 5 level atau zona, yakni level 5 atau zona hitam (kritis), level 4 atau zona merah (berat), level 3 atau zona kuning (cukup berat), level 2 atau zona biru (moderat), dan level 1 atau zona hijau (rendah).

Dijelaskannya, Kota Sukabumi berada di level 2 atau zona biru  mendapat beberapa rekomendasi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, antara lain tetap harus melakukan pengetatan, physical distancing dan sebagainya. Namun perekonomian harus berjalan dengan baik dan longgar, tidak seperti PSBB. Dijelaskan pula, kendati Kota Sukabumi tidak memperpanjang PSBB, namun untuk Jalan Ahmad Yani masih ditutup secara total untuk kendaraan, tepatnya dari persimpangan Jalan Zaenal Zakse dan Jalan Stasiun Timur hingga persimpangan Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Yulius Usman.

Selanjutnya jam operasional swalayan dan toko di luar Bapokting (Bahan Pokok Penting) buka seperti biasa, yakni sampai dengan pukul 16.00 WIB, dan untuk swalayan dan toko yang menjual Bapokting buka sampai dengan pukul 22.00 WIB, serta untuk restoran atau warung makan buka sampai dengan pukul 22.00 WIB, namun hanya melayani take away atau untuk dibawa pulang. Kemudian untuk Ojol (Ojek Online) sudah bisa narik lagi penumpang, namun untuk Angkot penumpangnya masih tetap harus 6 orang.

Menyinggung Sholat Idul Fitri, untuk Kota Sukabumi tidak akan dilaksanakan di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Berkaitan dengan hal tersebut, Wali Kota Sukabumi menghimbau kepada kaum muslimin, apabila situasinya sangat aman bisa di masjid masing-masing, tapi harus menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.

Leave a Reply