PEMERINTAH KOTA SUKABUMI SERIUS MENANGANI LIMBAH B3 INFEKSIUS COVID-19

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Pemerintah Kota Sukabumi akan senantiasa berupaya optimal dan serius menangani limbah B3 infeksius Covid-19. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, dalam Rapat Virtual Sosialisasi Penanganan Limbah B3 Infeksius Covid-19, yang digagas Yayasan Mandiri Berkah Berdaya.

Adapun nara sumber dalam rapat tersebut, antara lain dari KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) RI, Anggota Komisi IV DPR RI, drh. Slamet, Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Sukabumi, Kepala DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Sukabumi, Drs. Adil Budiman, M.Si., dan Kepala Bidang Kesmas (Kesehatan Masarakat) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Wahyu Handriana.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi mengatakan, ada 3 hal besar dalam hal pengelolaan dan penanganan limbah B3 di masa pandemi Covid-19, yakni penyimpanan, pengangkutan atau pendistribusian dan pengolahan. Selain itu, Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada Anggota Komisi IV DPR RI, yang telah mendukung dan membantu Pemerintah Kota Sukabumi, dalam menangani Covid-19 dan menangani limbah B3.

Dikatakan pula, berdasarkan hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat dalam PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), Kota Sukabumi yang awalnya berada pada level 3 atau zona kuning, kini menjadi level 2 atau zona biru terkendali. Untuk itu, dengan adanya perhatian dari Anggota DPR RI ini, akan mempercepat level Kota Sukabumi ke level 1 atau zona hijau, yakni zona aman.

Sementara Anggota Komisi IV DPR RI, drh. Slamet, menandaskan bahwa DPR RI sangat mendukung terhadap upaya pengelolaan limbah B3 di Kota Sukabumi yang sudah bagus. Selanjutnya, Anggota Komisi IV DPR RI tersebut menyerahkan bantuan untuk penanganan Covid-19, yang sumbernya berasal dari KLHK RI dan APD (Alat Pelindung Diri), kepada Wali Kota Sukabumi, sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Sukabumi.

Leave a Reply