PROYEKSI PERTUMBUHAN PENDENGAR RSPD LIMA TAHUN KEDEPAN

Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) FM Kota Sukabumi merupakan satu-satunya radio miliki pemerintah Kota Sukabumi. Dalam perkembangannya sejak didirikan tahun 1969, RSPD FM Kota Sukabumi sempat beberapa kali mengalami peralihan struktur organisasi menyesuaikan dengan SOTK (Struktur Organisasi dan Tata Kerja) yang berlaku di lingkungan pemerintah Kota Sukabumi. Diantaranya dibawah naungan seksi humas, selanjutnya berada dalam lingkup Kantor Infokom,   Kantor PDE, Arsip Daerah dan dan Humas, dan saat ini RSPD FM berada di bawah naungan Kantor Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi.

Dengan tugas utama sebagai sarana diseminasi informasi khususnya informasi pembangunan dan pemerintahan di Kota Sukabumi, RSPD FM dituntut untuk menyajikan informasi yang cepat, akurat dan berimbang. Disamping tugas utama tersebut, RSPD FM juga sebagai sarana berbagai elemen masyarakat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah baik terkait saran, keluhan, masukan dan informasi-informasi yang terjadi di masyarakat. Pertumbuhan pendengar yang dikenal dengan sebutan ‘Pemerhati’ dari tahun ke tahun semakin berkembang. Ditunjang kemajuan teknologi Streaming, pendengar RSPD FM kini semakin berkembang tidak terbatas pada wilayah Kota Sukabumi saja namun lintas kota/kabupaten, lintas Propinsi bahkan lintas negara.

Dalam lima tahun kedepan, RSPD FM Kota Sukabumi optimis akan terus mengudara karena radio merupakan media yang bersifat fleksibel, dapat dinikmati dimana saja dan dalam suasana apapun. Perkembangan radio mengikuti perkembangan zaman dan perkembangan teknologi. Jika dilihat dari jumlah penduduk Kota Sukabumi yang mencapai  321.328 jiwa, estimasi pertumbuhan pendengar pada lima tahun kedepan diyakini akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk kota Sukabumi. Dengan adanya teknologi streaming, diyakini pendengar RSPD FM juga akan terus bertambah dari luar Sukabumi karena teknologi streaming menembus batas ruang dan waktu. Dengan kondisi saat ini estimasi pendengar diperkirakan tumbuh sekitar 5 persen dalam lima tahun kedepan.