PENGUSAHA TOKO MODERN DAN RETAIL AGAR MENJUAL KOMODITAS BAHAN KEBUTUHAN POKOK SESUAI DENGAN HET

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kepala Bidang Perdagangan Diskop UKM-PP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian) Kota Sukabumi, Drs. Wahyu Setiawan, menghimbau kepada seluruh pengusaha toko modern dan retail di Kota Sukabumi, agar menjual komoditas bahan kebutuhan pokok sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) yang sudah ditetapkan. Karena saat ini, di Kota Sukabumi ada beberapa komoditas bahan kebutuhan pokok yang HET-nya sudah ditetapkan. Ditandaskannya, apabila ada pengusaha toko modern dan retail di Kota Sukabumi, yang tidak melaksanakan aturan tersebut akan ditindak secara tegas, serta dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Adapun komoditas bahan kebutuhan pokok di Kota Sukabumi yang HET-nya sudah ditetapkan, diantaranya Gula Pasir Rp. 11.500,00 per kilogram, minyak curah Rp. 12.000,00 per kilogram, dan daging beku Rp. 80.000,00 per kilogram.

Berkaitan dengan hal tersebut, pihak Diskop UKM-PP Kota Sukabumi beserta Satgas (Satuan Tugas) Pangan Polres Sukabumi Kota, akan senantiasa berupaya optimal mengawasi dan menyelidiki, sekaligus menindak secara tegas terhadap pengusaha toko modern dan retail di Kota Sukabumi, yang menjual komoditas bahan kebutuhan pokok diatas HET-nya yang sudah ditetapkan, sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Namun hingga saat ini, pihak Diskop UKM-PP Kota Sukabumi beserta Satgas Pangan Polres Sukabumi Kota, belum menemukan ada pengusaha toko modern dan retail di Kota Sukabumi, yang menjual komoditas bahan kebutuhan pokok diatas HET-nya yang sudah ditetapkan. Selain itu, juga belum mengendus adanya indikasi penimbunan komoditas bahan kebutuhan pokok di Kota Sukabumi.

Kepala Bidang Perdagangan Diskop UKM-PP Kota Sukabumi mengharapkan, di Kota Sukabumi tidak ada pengusaha toko modern dan retail, yang menjual komoditas bahan kebutuhan pokok diatas HET-nya yang sudah ditetapkan, serta tidak ada pengusaha atau distributor, yang berupaya melakukan kecurangan memainkan harga, dengan menimbun komoditas bahan kebutuhan pokok. Menyinggung adanya kenaikan harga terhadap sejumlah komoditas bahan kebutuhan pokok di Kota Sukabumi, menurut Kepala Bidang Perdagangan Diskop UKM-PP Kota Sukabumi, bukan diakibatkan oleh adanya praktik penimbunan, tapi diakibatkan oleh banyaknya permintaan dari warga masyarakat.  Namun kenaikan harga terhadap sejumlah komoditas tersebut, masih dalam batas kewajaran.