LPE DI KOTA SUKABUMI MENGALAMI PENINGKATAN YANG CUKUP SIGNIFIKAN

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar (Dinas Pemuda, Olahraga dan Parawisata) Kota Sukabumi, Yudi Yustiawan, S.T., M.T. mengungkapkan, LPE (Laju Pertumbuhan Ekonomi) di Kota Sukabumi mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal tersebut ditopang oleh keberadaan dan pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi, kendati keberadaan dan pertumbuhan eknomi kreatif tersebut tidak dibarengi dengan penelitian dan kajian yang pasti, khususnya untuk melihat kontribusinya terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) dan LPE di Kota Sukabumi.

Sedangkan berdasarkan data kasar yang ada di Disporapar Kota Sukabumi, keberadaan dan pertumbuhan eknomi kreatif di Kota Sukabumi ini cukup baik. Namun hingga saat ini, belum ada instansi dan lembaga yang melakukan penelitian dan kajian, terhadap keberadaan dan pertumbuhan eknomi kreatif di Kota Sukabumi. Padahal keberadaan dan pertumbuhan eknomi kreatif di Kota Sukabumi ini, secara tidak langsung dapat memberikan andil yang positif, terhadap peningkatan PDRB dan LPE di Kota Sukabumi. Adapun jumlah pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi, saat ini tercatat ada 200 lebih pelaku ekonomi kretif, yang masuk dalam katagori kreatif. Namun dari jumlah pelaku ekonomi kreatif tersebut, hingga saat ini belum ada yang bisa dijadikan ciri khas ekonomi kreatif Kota Sukabumi, kecuali mochi.

Untuk memberikan kepastian ekonomi kreatif di Kota Sukabumi, khususnya dalam melihat kontribusinya terhadap PDRB dan LPE di Kota Sukabumi, Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kota Sukabumi mengharapkan, agar ada instansi dan lembaga yang melakukan penelitian dan kajian terhadap keberadaan dan pertumbuhan eknomi kreatif di Kota Sukabumi, sehingga kontribusinya terhadap PDRB dan LPE di Kota Sukabumi bisa diketahui secara pasti. Karena untuk mengukur nilai kontribusinya secara pasti terhadap PDRB dan LPE ini, harus dilakukan penelitian dan kajian terlebih dahulu.

Untuk itu, Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kota Sukabumi, mengusulkan kepada BPS (Badan Pusat Statistik) Kota Sukabumi dan Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Sukabumi, agar dapat melakukan penelitian dan kajian terhadap keberadaan dan pertumbuhan eknomi kreatif di Kota Sukabumi, khususnya yang berkaitan dengan kontribusinya terhadap PDRB dan LPE di Kota Sukabumi. Dikatakannya, keberadaan dan pertumbuhan eknomi kreatif di Kota Sukabumi, khususnya dalam sektor kuliner, senantiasa mengalami peningkatan dan perkembangan yang cukup signifikan. Bahkan pada saat ini, sudah ada puluhan produk baru makanan dan ninuman yang di jual di Kota Sukabumi. Disamping itu, berbagai pertunjukan atau pentas seni yang disuguhkan kepada warga masyarakat, di Kota Sukabumi saat ini sudah mulai meningkat, termasuk distro atau penjual baju klotingan.