Pemerintah Kota Sukabumi Memperketat Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penyebaran Covid – 19

Pada masa pandemi covid – 19 yang telah berlangsung selama kurang lebih 10 bulan, Satgas Percepatan Penanggulangan Covid – 19 mencatat sebanyak 80 orang pegawai pada Pemerintah Kota Sukabumi, terpapar oleh covid – 19.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Rita Fitrianingsih, melalui aplikasi perpesanan Whatsapp pada 18 November lalu. Dari jumlah tersebut, 20 orang pegawai kini masih menjalani isolasi.

Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa dari hasil tracing, para pegawai yang terpapar covid – 19 tersebut, rata – rata terpapar karena kontak erat dengan pasien positif sebelumnya. Ia juga menjelaskan bahwa penyebaran covid – 19 di Kota Sukabumi telah memasuki fase 4 (empat), yakni terjadinya penyebaran pada skala komunal atau komunitas.

Pada kesempatan terpisah, dalam Peringatan Hari Kesehatan Nasional, 12 November lalu, Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, telah meminta para ASN untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan, sembari terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran covid – 19.

DATA COVID – 19 PADA 19 NOVEMBER, CATAT PENAMBAHAN 20 ORANG PASIEN

Jumlah pasien covid – 19 terus mengalami peningkatan. Data Satgas Percepatan Penanggulangan Covid – 19 Kota Sukabumi, pada hari Kamis, 19 November 2020, mencatatkan adanya penambahan 20 orang pasien baru. Saat ini tercatat 223 orang pasien covid – 19, tengah menjalani isolasi.

Sedangkan pada jumlah orang yang meninggal dunia akibat covid – 19, terjadi penambahan satu orang, sehingga sejauh ini pada data covid – 19, tercatat 15 orang telah meninggal dunia.

Sementara pada jumlah kesembuhan, tercatat 485 orang sudah dinyatakan sembuh dan selesai menjalani isolasi. Satgas Percepatan Penanggulangan Covid – 19 mengajak seluruh pihak untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin untuk memutus penyebaran covid – 19.

Leave a Reply