Perpustakaan di Kota Sukabumi Ditargetkan Menjadi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sukabumi menggelar bimbingan teknis strategi pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial pada hari Kamis, 8 April 2021 di Hotel Balcony. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sukabumi, Gabril Majid Sukarman, menjelaskan bahwa bimbingan teknis tersebut diikuti oleh 68 orang peserta yang terdiri dari para camat dan lurah, bunda literasi tingkat kecamatan dan kelurahan, kepala perpustakaan kecamatan dan kelurahan, serta relawan inklusi. Adapun tujuan dilaksanakannya bimbingan teknis tersebut adalah mengoptimalkan peran perpustakaan kelurahan dan kecamatan sebagai wadah pengembangan literasi masyarakat, sebagai upaya mewujudkan Kota Sukabumi sebagai Kota Literasi.

Sementara itu, Walikota Sukabumi mengatakan bahwa dengan konsep inklusi sosial, perpustakaan saat ini dituntut untuk berubah, bukan hanya sekedar tempat membaca buku saja. Namun keberadaan perpustakaan harus mampu meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat sekitar. Saat ini di Kota Sukabumi terdapat 10 perpustakaan kelurahan dan 2 perpustakaan kecamatan yang dituntut bertransformasi menjadi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Adapun narasumber pada bimbingan teknis tersebut adalah Bunda Literasi Kota Sukabumi, Hj. Fitri Hayati Fahmi. Kemudian Dedi Mulyadi yang merupakan Master Trainer Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dan Deri Darusman, Fasilitator Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Leave a Reply